Home / Berita / Daerah / Peristiwa

Senin, 5 Oktober 2020 - 12:47 WIB

Penyaluran Air Bersih ke Wilayah Terdampak Kekeringan di Sumenep Terkendala Armada

Kepala BPBD Sumenep, Abd. Rahman Riadi. (Foto Ulum/Surau.ID)

Kepala BPBD Sumenep, Abd. Rahman Riadi. (Foto Ulum/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Penyaluran bantuan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terkendala jumlah armada.

Bantuan air bersih untuk desa yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau ini sudah mulai disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep bersama pihak terkait sejak tanggal 29 September 2020 lalu.

Kepala BPBD Sumenep, Abd. Rahman Riadi mengungkapkan, sebanyak 6 armada yang diturunkan ke lapangan untuk penyaluran bantuan air bersih masih bisa kurang.

Baca Juga :  Januari 2021 Tiga Desa di Tiga Kecamatan Terendam Banjir, BPBD Sumenep: Ini Diluar Dugaan

“Kalau masalah idealnya, jumlah armada dengan jumlah desa yang harus diberikan pelayanan kebutuhan air bersih tidak ideal,” tuturnya, Senin (5/10/2020).

Namun, meski jumlah armada yang ada dengan jumlah desa yang harus diberikan bantuan air bersih tidak ideal, penyaluran tetap dilakukan semaksimal mungkin.

“Mobil pengangkut (armada) juga tidak layak karena beberapa ada yang tidak mampu melewati medan atau jalan yang agak rusak,” imbuh Abd. Rahman.

Baca Juga :  Sekda Sumenep Minta ASN Bantu BPS Sukseskan Sensus Penduduk 2020

Adapun desa yang mengalami kekeringan ada di Sumenep, kata dia, ada 29 desa di 10 kecamatan. Sedangkan yang sudah mendapat bantuan air bersih ada 14 desa.

“11 desa kering kritis, 16 kering langka, 2 kering terbatas,” ujar Rahman.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Pembacokan di Sumenep

Berita

Akibat Cekcok Mulut, Pria asal Desa Pandeman Sumenep Dibacok Tetangganya
KONI Sumenep

Berita

KONI Sumenep Gelar Musorkab Vll untuk Pemilihan Ketua Baru
Silaturahim Anggota DPRD Jatim, Nurfitriana Busyro

Berita

Silaturahim ke Sejumlah Tokoh Penting di Sumenep, Begini Tujuan Bunda Fitri
Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Berita

Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja di Sumenep Berakhir, Sejumlah Mahasiswa Diamankan
Penemuan Bayi

Berita

Polisi Mulai Lakukan Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Belakang Puskesmas Gapura
Seleksi Kompetensi Bidang

Berita

Hadapi Tes CPNS SKB, BKPSDM Sumenep Persiapkan Protokol Kesehatan

Berita

Dalam Sebulan, Polres Sumenep Berhasil Ungkap 17 Kasus Narkoba
Pondok Ramadan

Daerah

Disdik Sumenep Imbau SD dan SMP Laksanakan Pondok Ramadan Selama Bulan Puasa