PROBOLINGGO (Surau.ID) – Peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo dirayakan secara meriah melalui sekitar 300 rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang bulan September.
Rangkaian acara tersebut mencapai puncaknya lewat Probolinggo Bersolek Exhibition yang dibuka resmi oleh Wali Kota Probolinggo Aminuddin di Stadion Bayuangga, Jumat (19/9/2026).
Pameran yang diikuti 132 tenant ini diselenggarakan guna mendorong perputaran ekonomi daerah sekaligus memberikan hiburan rakyat serta pelayanan publik yang terjangkau bagi masyarakat.
Kolaborasi Strategis Tanpa Beban APBD
Pelaksanaan Probolinggo Bersolek Exhibition mengusung konsep kolaborasi bersama sektor swasta dengan porsi pembiayaan pihak sponsor mencapai 99 persen.
“Semangatnya jelas, kita beli potensinya, kita belanja produknya, kita nikmati hiburannya dan rasakan layanannya. Ekonomi harus bergerak tanpa harus membebani APBD,” ujar Ketua Panitia Hari Jadi, Rey Suwigtyo.
Pola efisiensi anggaran ini membuktikan bahwa perhelatan skala besar tetap mampu terselenggara secara mandiri tanpa menggantungkan anggaran publik daerah.
Rangkaian Kegiatan Seni, Budaya, dan Rekor MURI
Sebelum pameran dibuka, peringatan diawali ziarah sejarah, kegiatan sosial pencegahan stunting, hingga agenda Batik in Motion yang berhasil mencatatkan Rekor MURI.
Pencapaian rekor dunia tersebut diraih berkat keterlibatan 2.705 penari yang tampil serentak mengenakan busana batik khas Probolinggo.
Melalui kemeriahan ini, Pemkot Probolinggo optimistis sektor UMKM, perhotelan, kuliner, dan transportasi lokal dapat merasakan dampak peningkatan ekonomi secara nyata.