Home / Berita / Daerah / TNI-Polri

Kamis, 22 Oktober 2020 - 13:10 WIB

Peringati Perjuangan Para Santri, Polres Sumenep Gelar Apel Hari Santri

Apel Hari Santri di Mapolres Sumenep, Kamis (22/10/2020). (Foto Humas Polres Sumenep/Surau.ID)

Apel Hari Santri di Mapolres Sumenep, Kamis (22/10/2020). (Foto Humas Polres Sumenep/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Dalam rangka memperingati perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur gelar Apel Hari Santri, Kamis (22/10/2020).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Sanika Satyawada Polres Sumenep Jl Urip Sumoharjo Nomor 35 Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep.

Kapolres Sumenep, AKBP Darman mengatakan, Apel itu merupakan refleksi perjuangan para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan mengawalnya hingga hari ini.

“Kerenanya, Hari Santri ini harus ditransformasikan untuk integrasi kebangsaan, cinta tanah Air, atau mempererat tali persaudaraan dalam keberagaman,” ujar Kapolres Darman.

Baca Juga :  Pria Paruh Baya di Sapeken Cabuli Anak di Bawah Umur

Menurut dia, kondisi Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sumenep merupakan daerah yang besar begitupun dengan jumlah santrinya.

“Maka dari itu, sangat perlu adanya sinergitas di setiap elemen masyarakat, terutama pada saat ini di mana kita sedang menghadapi situasi pandemi Covid-19,” tegasnya.

Dalam konteks itulah ,Hari Santri harus dimaknai. Tantangan zaman ini harus dijawab dengan mempertahankan khazanah pesantren, revitalisasi spirit resolusi jihad, sekaligus melakukan transformasi teknologi.

“Karena tanpa transformasi teknologi, tanpa mematuhi protokol kesehatan, dan tanpa upaya memetik hikmah atas peristiwa yang ada, kita akan kehilangan momentum sejarah, serta melemparkan kita jauh ke belakang peradaban,” imbuh Darman.

Baca Juga :  Pesta Miras, Empat Orang Pemuda Sumenep Diringkus Polisi

Saat memasuki new normal nanti, transformasi radikal di semua sektor kehidupan merupakan sebuah keniscayaan. Di situlah, kata Kapolres dibutuhkan kontekstualisasi dan inovasi Resolusi Jihad.

“Saat transformasi radikal terjadi pada new normal nanti, kontekstualisasi dan inovasi Resolusi Jihad dibutuhkan agar Hari Santri bermakna dalam sejarah,” pungkas Darman.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

BJ Habibie Wafat

Berita

Di Kecamatan Gapura, Bendera Setengah Tiang Sudah Dikibarkan di Sejumlah Tempat
Narkotika

Berita

Seorang Petani di Sampang Jadi Pengedar Sabu

Berita

Peringati HUT PGRI Ke-75 Dan HGN 2020, K3S Bersama Pengurus PGRI Kecamatan Dungkek Santuni Anak Yatim dan Kaum Duafa
Konfercab NU Sumenep Tahun 2020

Berita

Hadiri Konfercab NU Sumenep, Ini Pesan Bupati Busyro
Tera Ulang

Berita

Personel Tak Memadai, Proses Tera Ulang di Sumenep Tak Kunjung Selesai
Vaksin Covid-19

Berita

Penyuntikan Vaksin Covid-19 di Sumenep Diundur hingga Bulan Februari
Pendaftaran Bakal Paslon Pilbup Sumenep Tahun 2020

Berita

Bakal Paslon Gus Acing-Mas Kiai Berangkat Mendaftar ke KPU Sumenep dari Posko Koalisi
Penemuan Bayi

Berita

Heboh, Bayi Laki-laki Terbungkus Kardus Ditemukan di Belakang Puskesmas Gapura