JAKARTA (Surau.ID) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menargetkan kepemimpinan ekonomi syariah Asia Tenggara serta mendorong Indonesia menjadi pusat halal dunia melalui perluasan kemitraan strategis internasional.
Langkah penguatan ekonomi syariah tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikasi halal kepada perusahaan asal Thailand, PTT Global Chemical, yang dilakukan oleh LPH NU-HAC di Jakarta pada Rabu (12/8/2026).
Ketua PBNU H Ulil Abshar Abdalla menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara ini mempererat hubungan historis antara Indonesia dan Thailand dalam membangun ekosistem bisnis halal di kawasan regional.
Kawasan Asia Tenggara memiliki potensi besar dan demografi Muslim yang kuat untuk pengembangan bisnis syariah masa depan di tengah dinamika global yang terus berlangsung.
PBNU secara aktif membangun jejaring kemitraan regional dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand guna memperkuat posisi tawar ekonomi syariah di kancah internasional.
PBNU bertekad memimpin inisiatif ekonomi syariah global melalui penguatan layanan sertifikasi dan penyelenggaraan pameran halal internasional bersama berbagai mitra strategis dari luar negeri.
“Jadi, ambisi terbesar kita di masa depan adalah agar Nahdlatul Ulama dapat menjadi pemimpin dari inisiatif ekonomi syariah ini,” ujar Ketua PBNU H Ulil Abshar Abdalla di Gedung PBNU Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Transformasi ekonomi syariah ini diharapkan mampu menjadikan Indonesia sebagai simpul utama perdagangan produk halal dunia serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan umat secara berkelanjutan.