JAKARTA (Surau.ID) — Cristiano Ronaldo kembali mengusung ambisi besar bersama Timnas Portugal pada Piala Dunia 2026. Turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu berpotensi menjadi kesempatan terakhir bagi Ronaldo untuk meraih trofi Piala Dunia yang belum pernah ia menangkan sepanjang kariernya.
Kapten Portugal tersebut akan mencatatkan sejarah dengan tampil di Piala Dunia untuk keenam kalinya. Pada usia 41 tahun, Ronaldo masih menjadi bagian penting skuad Selecao das Quinas yang diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Bruno Fernandes, Vitinha, dan Joao Felix.
Meski Portugal kerap disebut sebagai salah satu kandidat kuat juara, Ronaldo memilih untuk tidak terlalu memikirkan status favorit. Ia menilai peluang timnya baru bisa dinilai setelah kompetisi berjalan.
“Saya tak tahu apakah kami pesaing atau bukan. Itu akan terlihat di akhir,” kata Ronaldo, dikutip dari Sports Illustrated.
Bagi Ronaldo, Portugal saat ini memiliki generasi pemain yang berkualitas dan berpotensi memberikan kebahagiaan bagi para pendukungnya.
“Ini generasi yang sangat bagus dan saya pikir itu akan memberi banyak kebahagiaan bagi rakyat Portugal,” sambungnya.
Menjelang Piala Dunia 2026, sorotan juga tertuju pada kondisi Ronaldo yang tidak lagi berada di usia emas sebagai pesepak bola. Penurunan performa menjadi tantangan tersendiri bagi sang penyerang veteran, terutama setelah gagal mencetak gol dalam lima penampilannya di Euro 2024.
Portugal tergabung di Grup K bersama Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Pada laga pembuka, Portugal dijadwalkan menghadapi Kongo di NRG Stadium, Houston, pada Kamis (18/6/2026).
Dengan pengalaman, kualitas skuad, dan kepemimpinan Ronaldo, Portugal akan berupaya melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2026. Turnamen ini sekaligus menjadi panggung bagi Ronaldo untuk mencoba mewujudkan satu pencapaian besar yang masih belum berhasil ia raih, yakni mengangkat trofi Piala Dunia bersama negaranya.