Home / Berita / Daerah / Pendidikan

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 15:55 WIB

PMM UMM Desa Gulbung Bagikan Jamu Empon-Empon untuk Tingkatkan Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi

Salah satu mahasiswi PMM UMM di Sampang membagikan Jamu Empon-Empon secara gratis kepada warga Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan. (Foto IST/Surau.ID)

Salah satu mahasiswi PMM UMM di Sampang membagikan Jamu Empon-Empon secara gratis kepada warga Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan. (Foto IST/Surau.ID)

Sampang, Surau.ID – Jamu Empon-Empon beberapa bulan terakhir tengah viral, karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh terutama di tengah pandemi Covid-19.

Karena itu, para mahasiswa UMM yang melaksanakan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Kabupaten Sampang membagikan jamu Empon-Empon kepada warga Desa Gulbung, Pangarengan.

Pembagian jamu Empon-Empon oleh mahasiswa PMM UMM Kelompok 9 Gelombang 4 yang diampu Ririn Harini, S.Kep.N., M.Kep. tersebut dilakukan pada tanggal 20 Agustus kemarin.

Muhtarromah, ibu rumah tangga yang juga merupakan pembuat Jamu Empon-Empon di Desa Gulbung mengatakan, jamu tersebut merupakan obat tradisional yang sangat ampuh sebagai obat penangkal Corona.

Baca Juga :  Resah, Honorer K2 Sumenep Pertanyakan Pencairan Dana Insentif

“Jamu ini merupakan home industri,” tutur Muhtarromah, Sabtu (22/08/2020).

“Semoga jamu ini bermanfaat untuk warga Desa Gulbung dan warga dapat menirukan untuk membuat jamu ini,” harapnya.

Untuk khasiat Jamu Empon-Empon ini dapat menyembuhkan penyakit seperti flu, batuk, meriang, serta dapat meningkatkan imunitas tubuh, sehingga akan jadi lebih sehat.

Sebab, Jamu Empon-Empon terbuat dari bahan rempah-rempah seperti temu lawak, temu ireng, kencur, jahe, kunyit, lengkuas, daun sirih, daun sirih merah, dan rempah-rempah lain yang khasiatnya sangat luar biasa dan terbukti ampuh.

Baca Juga :  Seorang IRT asal Pulau Kangean Diringkus Polisi Karena Jual Narkoba

Lailiyatul Amalia selaku Koordinator PMM UMM Kelompok 9 Gelombang 4 di Desa Gulbung berharap warga setempat bisa selalu menjaga ketahanan tubuhnya.

“Sekarang memasuki New Normal. Kita dituntut untuk hidup sehat dan dapat melakukan aktivitas seperti biasanya, namun tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” ujar Lailiyatul Amalia.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Berita

Sukseskan Pilkada Sumenep 2020, KPU Gandeng PWRI Sosialisasi Kepada Pemilih Pemula
Pemilihan Ketua KONI Sumenep

Berita

Sumenep Ranking 36 di Porprov Jatim, Kabid Pora Minta KONI Bangun Sinergi
Narkoba

Berita

Polres Sampang Gagalkan Pengiriman Sabu melalui Kargo dari Malaysia
Kasus Narkoba

Berita

Seorang IRT asal Pulau Kangean Diringkus Polisi Karena Jual Narkoba
Reptil Sumenep

Berita

Resume Berikan Edukasi dan Pengenalan Reptil pada Anak-Anak
Guru PPPK

Berita

Forum P3K Sumenep Minta Pemda Desak Pemerintah Pusat Segera Turunkan SK

Berita

Buku “Terapi Spiritual” Karya Bupati Sumenep Dibedah
Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Berita

Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja di Sumenep Berakhir, Sejumlah Mahasiswa Diamankan