Home / Berita / Daerah / TNI-Polri

Selasa, 3 November 2020 - 15:01 WIB

Polres Sumenep Launching Kampung Tangguh di Desa Manding Laok

Kegiatan Launching Kampung Tangguh Semeru, Pisang Tangguh Bhabinkamtibmas, Kampung Tangguh Narkoba dan Kampung Demokrasi Tangguh di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding. (Foto Humas Polres Sumenep/Surau.ID)

Kegiatan Launching Kampung Tangguh Semeru, Pisang Tangguh Bhabinkamtibmas, Kampung Tangguh Narkoba dan Kampung Demokrasi Tangguh di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding. (Foto Humas Polres Sumenep/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Kapolres Sumenep, AKBP Darman me-launching Kampung Tangguh Semeru, Pisang Tangguh Bhabinkamtibmas, Kampung Tangguh Narkoba dan Kampung Demokrasi Tangguh di Desa Manding Laok, Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut bertempat Balai Desa Manding Laok, Kecamatan Manding, Selasa (3/11/2020) pukul 12.30 WIB.

Dalam Sambutannya Kapolres Sumenep, AKBP Darman menyampaikan, penyebaran Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi dan menempati urutan ke-5 dunia.

Sedangkan untuk wilayah Madura, Kabupaten Sumenep menempati rangking pertama penyebaran Covid -19, di mana saat ini Sumenep masih Zona Orange.

“Untuk itu, kami mengharapkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya, Selasa (3/11/2020).

Selain Kampung Tangguh Semeru, Kapolres Darman juga membahas mengenai Kampung Tangguh Narkoba. Sebab, berdasarkan data dari BNN Pusat pengguna Narkoba di Indonesia saat ini cukup tinggi, termasuk Sumenep sudah darurat Narkoba.

Baca Juga :  Swalayan di Sumenep Hangus Dilalap Si Jago Merah, Rugi Puluhan Juta

“Polres Sumenep membentuk Kampung Tangguh Narkoba dan mengajak para relawan anti Narkoba untuk mengembalikan Kabupaten Sumenep menjadi Kota Santri dan terbebas dari Narkoba. Mari kita selamatkan warga Sumenep dari Narkoba,” ajaknya.

Adapun untuk Kampung Tangguh Demokrasi, lanjut Kapolres Darman, tugasnya yaitu untuk menyelesaikan setiap permasalahan sekecil apapun yang ada potensi konflik di desanya.

Dengan ini diharapkan setiap masalah bisa diselesaikan di tingkat desa, sehingga tidak perlu di bawa ke ranah kepolisian.

Baca Juga :  Polres Sumenep Ungkap 10 Kasus Narkoba Selama Oktober 2020

“Terakhir mengenai Pisang Tangguh Bhabinkamtibmas dilakikan karena kami menilai 80% anggota Polsek tidak dikenal masyarakat. Sehingga dengan menanam pisang di dekat rumah masyarakat, anggota bisa lebih dekat dan bisa mendapat informasi dari masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Lantas AKP Toni Irawan, Kasubbag Humas AKP Widiarti S, Kasat Binmas Iptu Rusdi, Kasi Propam Iptu Abd Kohar, Kapolsek Manding Iptu Sjaifudin, dan Danramil Manding Kapten Inf H. Moh. Muhaer.

Hadir pula Sekcam Manding Ahmad Hidayat, Kepala Desa Manding Laok, Para Kades se-Kecamatan Manding, Para Toga dan Tomas, Bhayangkari Ranting Manding dan PKK Desa Manding Laok.

Pewarta: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Sumenep Lockdown

Berita

Jumlah Terkonfirmasi Covid-19 Terus Meningkat, Pemkab Sumenep Lakukan Lockdown
Positif Narkoba

Berita

Peserta Pelatihan Pengembangan Unit Pengaduan Desa ada yang Positif Narkoba
IKA PMII Fun Bike

Berita

Pemkab Sumenep Apresiasi Fun Bike yang Digelar IKA PMII Ganding
Bantuan Jaring Pengaman Sosial

Berita

Bantuan JPS Ternyata Tidak Hangus, Warga Ganding Ini Merasa Dibodohi Oknum Petugas BPRS
Kecelakaan

Berita

Bus AKAS Hantam Pemotor, 1 Orang Tewas
Pengangguran

Berita

Angka Pengangguran di Sumenep Meningkat Selama Masa Pandemi Covid-19
KPU Sumenep

Berita

Ketua KPU Sumenep Janji Tindak Tegas Anggota yang Melenceng
Penipuan Investasi Saham

Berita

Jadi Korban Penipuan Investasi Saham Virtual, Puluhan Nasabah Geruduk BRI Pamekasan