Home / Berita / Nasional / Politik

Selasa, 1 Desember 2020 - 13:28 WIB

Presiden Bubarkan BPWS, Said Abdullah: Madura Lebih Membutuhkan Pemberdayaan Ekonomi dan Penguatan UMKM

Anggota DPR RI Dapil XI (Madura), MH Said Abdullah. (Foto IST/Surau.ID)

Anggota DPR RI Dapil XI (Madura), MH Said Abdullah. (Foto IST/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) akhirnya dibubarkan oleh Presiden Jokowi. Ketua Banggar DPR RI, MH Said Abdullah merasa terkejut atas hal tersebut.

Pembubaran ini sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2020. Bersama 9 lembaga nonstruktural lainnya Presiden Jokowi menandatangani Perpres pembubaran BPWS dan langsung diundangkan oleh Menkum HAM RI, Yasonna Laoly.

“Saya merasa surprise hari ini. Karena dua belas tahun perjuangan saya untuk minta pemerintah membubarkan BPWS akhirnya tercapai,” kata MH Said Abdullah, Senin (30/11/2020).

Baca Juga :  Meski New Normal, Destinasi Wisata yang Dikelola Pemkab Sumenep Masih Ditutup

Menurut anggota DPR RI Dapil XI (Madura) itu, dari tahun ke tahun BPWS membangun infrastrukrur di mana-mana, dampak ekonominya hampir sama sekali tidak dirasakan oleh masyarakat. Padahal, infrastruktur bukan satu-satunya yang dibutuhkan masyarakat Madura.

“Masyarakat Madura itu membutuhkan pemberdayaan ekonomi dan penguatan UMKM. Itulah kata kunci untuk memajukan masyarakat Madura,” papar Said.

Ketika rapat bersama para Menko pada bulan September lalu, politisi PDI Perjuagan itu meminta dengan tegas agar BPWS dibubarkan dan menjadikan Madura sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Baca Juga :  LPM Dialektika INKADHA Sumenep Gelar DJTD, Didik Kader Jadi Jurnalis Andal

“Dengan menjadinya KEK, maka akan ada kesempatan bagi masyarakat Madura untuk bisa menikmati ‘kue’ yang diluncurkan pemerintah dan masuknya investor,” terangnya.

Untuk mewujudkan Madura menjadi KEK, pemerintah sebenarnya tinggal menetapkan saja. Namun, Said sendiri akan mulai membicarakannya langsung dengan sejumlah pihak. Seperti dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan Menteri Koordinaror Bidang Perekonomian.

“Januari mendatang saya akan panggil Menteri Luhut dan Menteri Airlangga untuk membicara KEK di Madura. Itu komitmen saya kepada masyarakat Madura,” pungkasnya.

Pewarta: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Pilkada Sumenep

Berita

KPU Sumenep Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Dana Kampanye Pilkada 2020

Berita

Sempat Di Tutup, Program BPUM UMKM Sumenep Kini Buka Kembali Melalui Kantor Kecamatan
Aksi Pemukulan

Berita

Wartawan Sumenep Diserang, Kapolres Sumenep Angkat Bicara
Pergunu Sumenep

Berita

Bangun Soliditas Organisasi, Pergunu Sumenep Gelar Rapimcab
Kasus Narkoba

Berita

Seorang PNS Diringkus Polsek Raas atas Penyalahgunaan Narkoba
Ansor Care Duafa

Berita

PAC GP Ansor Manding Beri Bantuan Kamar Mandi untuk Duafa
Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Berita

Januari 2021 Tiga Desa di Tiga Kecamatan Terendam Banjir, BPBD Sumenep: Ini Diluar Dugaan
Guru PPPK

Berita

Memilukan, Satu Orang Guru PPPK di Sumenep Meninggal dalam Penantian SK