Home / Berita / Daerah / Peristiwa

Senin, 11 Januari 2021 - 15:45 WIB

Proyek DD di Desa Grujugan Mangkrak 2 Tahun, Warga Lapor Kejari Sumenep

Tokoh masyarakat Desa Grujugan, Abd. Rasyid (pakai jaket) dan Moh. Saleh (baju batik) usai melaporkan proyek DD tahun 2019 yang mangkrak ke Kejaksaan Negeri Sumenep, Senin (11/01/2021). (Foto Ulum/SURAU.id)

Tokoh masyarakat Desa Grujugan, Abd. Rasyid (pakai jaket) dan Moh. Saleh (baju batik) usai melaporkan proyek DD tahun 2019 yang mangkrak ke Kejaksaan Negeri Sumenep, Senin (11/01/2021). (Foto Ulum/SURAU.id)

Sumenep, SURAU.id – Proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terbengkalai dan mangkrak selama 2 tahun.

Akibatnya, sejumlah warga Desa Grujugan melaporkan proyek DD tahun 2019 itu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, Senin (11/01/2021) siang.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Grujugan, Abd. Rasyid menyampaikan, proyek DD yang mangkrak tersebut terjadi ketika desanya dipimpin oleh Pj Kades, Hakiki Maulana Firmansyah pada medio 2019 lalu.

Proyek pembangunan berupa rabat beton, paving, lampu penerangan dan lainnya itu banyak yang tidak tuntas hingga masa jabat Pj Kades habis pada akhir tahun 2019.

Bahkan, proyek DD hasil aspirasi masyarakat pada Musdes tahun 2018 itu belum juga terlaksana 100 persen hingga tahun 2021 ini.

“Sudah dua tahun sejak Pj Kades menjabat hingga masa jabatannya berakhir proyek tersebut terbengkalai dan mangkrak,” kata Abd. Rasyid, Senin (11/01/2021) usai melapor di Kejari Sumenep.

Baca Juga :  Demo DPRD Sumenep, SAKu Persoalkan Bakal Calon Bupati Bersinggungan dengan Korupsi

Dijelaskan, Kepala Desa terpilih Didik Susanto yang menjabat sejak tahun 2020 sempat melaporkan mangkraknya proyek tersebut kepada Inspektorat Sumenep.

Laporan ke Inspektorat itu dilakukan berdasarkan hasil musyawarah antara masyarakat dengan Kades Didik dan BPD Grujugan, karena Pj Kades mengingkari komitmennya untuk menyelesaikan proyek.

“Setelah laporan itu, terbitlah perjanjian antara Pj Kades dengan Inspektorat untuk menyelesaikan proyek DD tersebut pada tanggal 23 Desember 2020,” timpal Moh. Saleh, tokoh masyarakat Grujugan lainnya.

Ternyata, hingga awal tahun 2021 ini proyek DD itu masih belum juga selesai. Kata Saleh, hanya ada satu kegiatan yang selesai.

“Ada cuma satu rabat beton yang selesai. Sedangkan yang lainnya ada yang cuma 50 persen, bahkan ada yang tidak dikerjakan sama sekali,” paparnya.

Sebelum Kades Didik melapor ke Inspektorat, warga sempat berkoordinasi dengan Pj Kades terkait proyek DD yang mangkrak itu pada tanggal 6 Agustus 2020.

Baca Juga :  Abang Becak Tertib Bermasker, Kapolres Sumenep Beri Apresiasi Berupa Sembako

Waktu itu, Pj Kades Hakiki Maulana Firmansyah membuat pernyataan akan menyelesaikan proyek DD tahun 2019 tersebut pertanggal 30 September 2020.

“Tapi pada kenyataannya (pembangunan) tidak diselesaikan,” tutur Saleh.

Hingga saat ini, bisa di katakan hanya 45 persen pengerjaan yang selesai. Sedangkan 55 persen sisa pembangunan yang bersumber dari DD itu tetap mangkrak.

“Selama dua tahun proyek pembangunan tersebut hanya 45 persen yang dikerjakan, itupun masih banyak pembangunan yang terbengkalai,” ungkap Saleh.

Karena merasa selama ini sudah cukup bersabar, maka kali ini warga Grujugan melalui tokoh masyarakat setempat mengambil tindakan untuk membawa masalah tersebut ke ranah hukum.

“Kami mengambil tindakan melaporkan mangkraknya pengerjaan proyek tersebut ke Kejaksaan Negeri Sumenep,” pungkas Saleh.

Pewarta: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Narkotika

Berita

Seorang Petani di Sampang Jadi Pengedar Sabu
Kecelakaan

Berita

Bus AKAS Hantam Pemotor, 1 Orang Tewas

Berita

Achmad Fauzi Konsentrasi Menguatkan SDM Pendidikan, Sejahterakan Honorer dan Guru Ngaji
Guru PPPK

Berita

Seluruh SD di Kecamatan Saronggi Dilarang PTM
Komunitas Gores

Berita

Lakukan Kegiatan Sosial, Komunitas Gores Minta Pemerintah Dukung Aksinya
Bantuan Jaring Pengaman Sosial

Berita

Bantuan JPS Ternyata Tidak Hangus, Warga Ganding Ini Merasa Dibodohi Oknum Petugas BPRS
Majelis Pelajar IPNU-IPPNU

Berita

Majelis Pelajar PK IPNU-IPPNU Al-Huda, Cara Bangun Komunikasi Baik dalam Organisasi
Hari Santri Nasional

Berita

Peringati Perjuangan Para Santri, Polres Sumenep Gelar Apel Hari Santri