INDRAMAYU (Surau.ID) – Khoerotun Ni’mah, lulusan MA Unggulan Bina Insan Mulia Cirebon asal Indramayu, sukses menembus Universitas Al-Qurowiyyin Maroko melalui jalur beasiswa penuh.
Gadis penghafal Al-Qur’an 30 juz ini berhasil lolos seleksi di dua kampus ternama dunia, yakni Al-Azhar Mesir dan Al-Qurowiyyin Maroko. Ia akhirnya memilih Maroko untuk melanjutkan jenjang studi tingginya.
Keberhasilannya mengukir prestasi internasional tidak lepas dari doa restu pengasuh pesantren KH Imam Jazuli, Nyai Hj. Malika Lulu, serta jajaran dewan asatidz Bina Insan Mulia Cirebon.
Promosi Budaya Nusantara di Internasional
Memasuki semester kelima di Universitas Al-Qurowiyyin, Ni’mah aktif menimba ilmu agama serta peradaban Islam. Di samping kesibukan akademiknya, ia juga giat mengenalkan kebudayaan Indonesia di kancah global.
Dalam berbagai forum kebudayaan internasional, ia bangga menampilkan kesenian Nusantara. Aksi budayanya meliputi pementasan tarian tradisional hingga seni bela diri pencak silat kreasi.
Kemandirian dan Wawasan Global
Pengalaman belajar di luar negeri membentuk kepribadiannya menjadi sosok yang mandiri, adaptif, serta berpikiran terbuka. Keberhasilannya menjadi kebanggaan keluarga dan almamater pesantren tempatnya bertumbuh.
“Semoga menjadi pribadi yang mandiri, berpikiran luas, serta memiliki peluang karier global yang lebih baik,” ujar Mohamad Kholid, Ayah Khoerotun Ni’mah sekaligus Kepala MTsN 2 Indramayu.
Kisah inspiratif ini membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi berdaya saing global dan berakhlaqul karimah.