JOMBANG (Surau.ID) – Fehima Najaha Asy Syarifah, santri Pesantren Walisongo Cukir Jombang, meraih Juara 5 Musabaqah Internasional Malik Abdul Aziz ke-46 di Makkah pada 6–20 Agustus 2026.
Prestasi bergengsi pada cabang Tahfiz Al-Qur’an 15 Juz Putri tersebut diraih setelah bersaing ketat dengan para delegasi yang berasal dari 133 negara di seluruh dunia.
Capaian memukau ini sekaligus mengukir sejarah baru, mengingat Kerajaan Arab Saudi untuk pertama kalinya membuka kompetisi internasional tersebut khusus bagi peserta perempuan.
Perjalanan Panjang Menjaga Hafalan
Perjalanan hafalan Femi dimulai sejak bangku Sekolah Dasar hingga resmi khatam bil gaib pada 2022 saat menempuh pendidikan pesantren di Jombang.
Keberhasilan di tingkat internasional ini dicapai berkat ketekunan, kedisiplinan, serta dukungan penuh dari lingkungan keluarga yang juga merupakan sesama penghafal Al-Qur’an.
Pijakan Menuju Gelanggang Nasional
Pengalaman berharga di Masjidil Haram tersebut menjadi pendorong semangat baru baginya untuk terus mengasah hafalan Al-Qur’an secara istiqamah di kancah-kancah perlombaan berikutnya.
“Alhamdulillah, setelah mengikuti ajang tingkat lokal hingga nasional, Allah SWT memberikan kesempatan kepada saya untuk meraih juara tingkat internasional,” ujar Fehima Najaha Asy Syarifah, Delegasi Indonesia.
Kini Femi fokus bersiap mewakili Kafilah Jawa Timur pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI yang akan berlangsung di Semarang.