JEMBER (Surau.ID) – Nadina Salsabila, siswi kelas XI MIPA 1 SMA Nuris Jember, berhasil meraih juara dua dalam ajang kompetisi Story Telling nasional U’Fest 2026 yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (9/6/2026).
Prestasi ini dicapai melalui proses persiapan yang intensif, mulai dari pendalaman karakter hingga latihan ekspresi yang matang. Nadina berhasil memukau dewan juri dengan membawakan cerita rakyat Sentani asal Papua.
Kisah sukses ini diwarnai tantangan berat saat properti penunjang penampilannya hilang menjelang perlombaan. Berkat dukungan orang tua dan guru, Nadina bangkit kembali untuk tampil maksimal dan meraih gelar juara nasional tersebut.
Pendalaman Karakter Sinsimonyi
Nadina memerankan tokoh Sinsimonyi, seorang nenek penyihir dengan karakter yang kuat. Ia menghabiskan waktu berjam-jam untuk mempelajari alur cerita serta mengatur intonasi suara, mimik wajah, dan gerak tubuh agar sosok tersebut terasa sangat hidup di panggung.
Ia tidak hanya mengandalkan hafalan naskah, tetapi berusaha menyelami watak tokoh tersebut melalui berbagai referensi. Ketekunan ini menjadi kunci utama bagi Nadina untuk membedakan penampilannya dengan peserta lain dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketangguhan Mental Menuju Panggung Juara
Kehilangan properti sempat membuat Nadina terpukul, namun ia memilih untuk fokus menyempurnakan penampilannya. Mental yang kuat terbukti mampu mengubah situasi sulit menjadi keberhasilan gemilang yang membawa kebanggaan bagi sekolah.
“Alhamdulillah, kerja keras dan kesedihan saya selama berproses akhirnya terbayarkan. Bisa meraih juara dua adalah jawaban dari segalanya,” ujar Nadina Salsabila penuh rasa syukur. Keberhasilannya membuktikan bahwa dedikasi dan dukungan lingkungan sangat krusial bagi siswa dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional.
Dengan semangat pantang menyerah, Nadina kini siap untuk terus mengembangkan bakat seni perannya ke tingkat yang lebih tinggi lagi di masa depan, membawa nama baik almamater serta mengukir jejak prestasi yang lebih mengesankan bagi dunia pendidikan di Indonesia melalui kompetisi-kompetisi bergengsi berikutnya.