JAKARTA (Surau.ID) — Juventus mendapat kritik tajam setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Lazio dalam lanjutan Serie A di Allianz Stadium, Senin, (19/10/2026), dini hari WIB. Mantan gelandang Bianconeri, Alessio Tacchinardi, menilai belum ada perkembangan signifikan dalam permainan tim sejak ditangani Luciano Spalletti.
Kekalahan di kandang sendiri membuat posisi Juventus semakin tertekan. Mereka kini menempati peringkat kedelapan klasemen Liga Italia dengan koleksi 11 poin dari tujuh pertandingan, tertinggal delapan poin dari Inter Milan yang berada di puncak.
Catatan itu juga menunjukkan penurunan dibandingkan musim sebelumnya. Juventus mengumpulkan satu poin lebih sedikit daripada raihan dalam tujuh pertandingan awal musim 2025/2026 di bawah asuhan Igor Tudor.
Situasi tersebut membuat posisi Spalletti kembali menjadi sorotan. Pelatih asal Italia itu ditunjuk menangani Juventus pada Oktober 2025, tapi Tacchinardi menilai tim belum menunjukkan identitas permainan yang jelas selama berada di bawah arahannya.
“Mereka tersesat, Juve yang memalukan malam ini,” ujarnya, dikutip dari Football Italia.
Tacchinardi juga menilai jadwal pertandingan bukan alasan yang cukup untuk menjelaskan buruknya penampilan Juventus. Menurutnya, tim tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan fisik maupun mental meski sebelumnya bermain pada Kamis.
Ia kemudian menyoroti minimnya perubahan dalam permainan Juventus setelah Spalletti menangani tim selama sekitar satu tahun. Tacchinardi mempertanyakan apakah manajemen klub akan melakukan evaluasi terhadap situasi yang sedang berlangsung.
“Satu tahun setelah Spalletti ditunjuk, saya tidak melihat identitas yang jelas, saya tidak melihat tim yang lebih baik, jadi saya tidak tahu apakah klub akan melakukan evaluasi atau tidak,” katanya.
Tacchinardi bahkan mengatakan kekalahan dari Lazio sebagai penampilan terburuk Juventus selama era Spalletti. Ia menilai tren permainan tim saat ini menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan.
Hasil melawan Lazio menambah tekanan terhadap Juventus dan Spalletti. Dengan posisi yang masih tertinggal dari para pesaing di papan atas, Juventus perlu memperbaiki performa jika ingin kembali bersaing dalam perebutan posisi teratas Serie A.