JOMBANG (Surau.ID) – Jam’iyah Ahlith Thariqah Al-Mutabarah Qodiriyah Wa Naqsabandiyah (Jatman) Pusat Cukir, Jombang, bersinergi dengan Pemerintah Desa Brambang menggelar pengajian rutin Selasa Wage di Balai Desa Brambang, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan mengintegrasikan tradisi Sedekah Desa serta peringatan 1 Muharram (1 Suro).
Rais Pengurus Ranting NU Brambang, Kiai Imam Ghozali, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya menyelaraskan peringatan hari besar Islam dengan kearifan lokal masyarakat. Rangkaian acara diisi dengan khatmil Qur’an, dzikir bersama, dan tahlil.
Membangun Desa yang Harmonis
Kepala Desa Brambang, Nur Rochmah, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh warga dalam menyukseskan acara tersebut. Ia menekankan bahwa kegiatan rutin ini menjadi sarana penting dalam menjaga kerukunan antarwarga.
“Kami berharap Desa Brambang bisa menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, serta ke depannya mampu menjadi desa yang lebih mandiri,” ujar Nur Rochmah dalam sambutannya.
Pesan Mursyid tentang Istikamah
Dalam mauidzah hasanah yang disampaikan, KH Syamsuddin Ali Al-Mursyid menekankan pentingnya menjaga konsistensi (istikamah) dalam beribadah. Beliau menjelaskan bahwa inti dari ajaran thariqah adalah membangun ketenangan hati dan keharmonisan keluarga melalui dzikir harian, terutama setelah menunaikan salat fardu.
Agenda tersebut ditutup dengan pembacaan doa oleh pengurus Jatman, KH Abdul Rosyad. Sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah desa ini menunjukkan langkah nyata dalam merawat tradisi spiritual sekaligus memperkuat kohesi sosial di tingkat desa, demi terciptanya masyarakat yang religius, damai, dan mandiri.