Home / Berita / Daerah / Kampus

Selasa, 5 Januari 2021 - 23:28 WIB

STAIM Sumenep Lepas 69 Peserta Kukerta ’21 di Kecamatan Lenteng

Serah Terima Peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (Kukerta '21) STAIM Terate, Pandian, Sumenep, Selasa (5/01/2020). (Foto for SURAU.id)

Serah Terima Peserta Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (Kukerta '21) STAIM Terate, Pandian, Sumenep, Selasa (5/01/2020). (Foto for SURAU.id)

Sumenep, SURAU.id – Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Terate, Pandian, Sumenep melepas 69 peserta Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Tahun Akademik 2020/2021, Selasa (5/01/2020).

Para peserta Kukerta ’21 itu diserahkan oleh Wakil Ketua III STAIM Sumenep, K. Hisbullah Huda bersama Kepala LP2M, Mukhlishi di Pendopo Kecamatan Lenteng.

Mereka akan melaksanakan pengabdian di 5 desa Kecamatan Lenteng, meliputi Desa Lenteng Barat, Lenteng Timur, Banaresep Timur, Poreh, dan Desa Cangkreng.

Ketika serah terima, K. Hisbullah Huda meminta agar Kukerta tahun ini lebih baik dan mandiri lagi dari tahun sebelumnya.

Setiap program dan kegiatan harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta hindari kerumunan massa.

Baca Juga :  Timsus Polres Sumenep Kembali Ringkus Penyalahguna Narkoba di Arjasa

“Dengan begitu, keberadaan peserta Kukerta nantinya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” pesan K. Hisbullah.

Sementara Camat Lenteng, Joko Satrio menyampaikan pesan disiplin protokol kesehatan pada peserta Kukerta ’21.

Kata dia, para peserta Kukerta STAIM Sumenep harus menjaga nama seluruh kegiatan dengan mematuhi prokes walaupun terjadi pro dan kontra di masyarakat.

“Apapun kegiatannya harus mengedepankan protokol kesehatan. Jaga diri, jaga sekitar, jaga nama baik almamater,” pesannya.

Selain itu, Joko menegaskan mahasiswa yang berada di bawah naungan persantren harus menjadi pembeda dari mahasiswa yang bukan di bawah naungan pesantren.

Yakni harus lebih mengedepankan etika dalam setiap kegiatan yang diprogramkan.

Baca Juga :  Gerakan Pemuda KOMPAK Dapat Restu K. Ali Tsabit Habibi

“Selalu lakukan koordinasi, terlebih kepada Kepala Desa. Jika diperlukan ke kecamatan, tidak apa-apa,” tegas Joko.

Di tempat yang sama, Mukhlishi, Kepala LP2M STAIM Sumenep sekaligus ketua panitia meminta pelaksanaan Kukerta ’21 agar mematuhi protokol kesehatan.

Hal ini harus dilakukan oleh para peserta Kukerta demi mencegah penyebaran Covid-19 supaya tidak menimbulkan klaster baru dari dunia pendidikan atau kampus.

“Sebaiknya semua program dilakukan dan dikonsultasikan oleh para peserta kepada pihak desa dan masyarakat agar hasilnya sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat,” pesannya.

Pewarta: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Tari Muang Sangkal

Berita

Tari Muang Sangkal, Seni Mengusir Malapetaka dari Sumenep
MWC NU Dungkek

Berita

MWC NU Dungkek Mulai Lakukan Persiapan Hari Santri Nasional
Face Scan

Berita

Redesain Program, Kadisdik Sumenep Canangkan Penerapan Absensi Face Scan Online
Operasi Zebra Semeru 2020

Berita

Abang Becak Tertib Bermasker, Kapolres Sumenep Beri Apresiasi Berupa Sembako
Hari Santri Nasional

Berita

Peringati Perjuangan Para Santri, Polres Sumenep Gelar Apel Hari Santri
Pilkada Sumenep

Berita

KPU Sumenep Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Dana Kampanye Pilkada 2020

Berita

Fattah Jasin Siapkan Lima Misi Andalan Untuk Sumenep Barokah

Berita

Dalam Sebulan, Polres Sumenep Berhasil Ungkap 17 Kasus Narkoba