Home / Berita / Daerah / Politik

Jumat, 21 Agustus 2020 - 01:12 WIB

Tak Ingin Sumenep dalam Cengkraman Oligarki, Gerakan Relawan Ra Mamak Makin Solid dan Masif

Silaturahmi dan Konsolidasi Relawan dan Loyalis Ra Mamak di Kecamatan Saronggi. (Foto IST/Surau.ID)

Silaturahmi dan Konsolidasi Relawan dan Loyalis Ra Mamak di Kecamatan Saronggi. (Foto IST/Surau.ID)

Sumenep, Surau.ID – Relawan Ra Mamak  melakukan silaturahmi dan dan Bincang Politik bersama yang berlangsung pada Rabu (19/08/2020) sore kemarin.

Silaturahmi dan konsolidasi kali ini diadakan di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep dan cukup meriah karena dihadiri sejumlah pengasuh pondok pesantren.

Antara lain pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah Guluk-Guluk, K. Syauqi Ishomuddin, Ra Madzkur Wasik, Ra Washil Imron, Ra Faris Hamdi Siraj dan beberapa tokoh lain se-Kabupaten Sumenep.

“Silaturrahim kali menumbuhkan semangat gerakan para relawan karena dihadiri oleh sejumlah pengasuh pondok pesantren,” kata Kiai Fathol Bari selaku Ketua Relawan dan Loyalis Ra Mamak for Sumenep 1.

Baca Juga :  Demo DPRD Sumenep, SAKu Persoalkan Bakal Calon Bupati Bersinggungan dengan Korupsi

Disampaikan oleh Kiai Fathol bahwa pada silaturahmi kemarin juga diisi dengan bincang-bincang santai mengulas isu-isu politik Pilkada Sumenep terkini.

“Dinamika politik saat ini masih menyimpan harapan besar bahwa Ra Mamak tetap bisa maju,” ungkapnya, Kamis (20/08/2020).

Pada kesempatan itu juga disampaikan hal-hal terkait upaya-upaya penjegalan yang dilakukan oleh oknum-oknum luar yang kurang bertanggung jawab.

“Tentu saja penghadangan itu dalam skala besar dan massif oleh oknum yang menginginkan Sumenep tetap dalam cengkraman oligarki,” papar Kiai Fathol.

Baca Juga :  STKIP Sumenep Buka 2 Jalur Pendaftaran Mahasiswa Baru

Namun, hingga detik ini Relawan dan Loyalis Ra Mamak tetap solid dan satu komando. Bahkan pada silaturahmi kemarin muncul yel-yel baru yang menumbuhkan samangat luar biasa dari para relawan dan loyalis.

“Sumenep 1”, lalu disambut “Ra Mamak atau tidak sama sekali,” tegas Kiai Fathol.

Di samping itu, pertemuan kemarin juga menegaskan bahwa Ra Mamak belum habis, dan perjuangan belum selesai.

“Bahkan relawan ini telah membentuk wadah yang lebih permanen yaitu Perkumpulan Sosial yang diberi nama ‘Sataretanan Longtolongan’,” pungkas Kiai Fathol.

Penulis: Ulum
Editor: Rafiqi

Share :

Baca Juga

Bencana Alam

Berita

Terkena Angin Kencang, Pohon Besar di Sumenep Tumbang ke Bujuk Tamoni
Santunan Anak Yatim

Berita

H. Sami’oeddin Santuni Anak Yatim, Begini Tujuan Anggota DPRD Sumenep Dapil V Itu
Pengembangan Unit Pengaduan Desa

Berita

Uniba Madura Gelar Pelatihan Desa, Pemkab Sumenep Jadi Fasilitator
Narkoba

Berita

Hendak Pesta Narkoba, Dua Pria di Sumenep Dibekuk Polisi
Dwitarung Virtual MP Rahmat Hanafi Vs MP Zaidan DR

Berita

Yuk, Nonton Dwitarung Virtual Pecatur Andalan Sumenep melawan Pecatur Andalan Jawa Tengah di Aula Diskominfo
Pergunu Sumenep

Berita

Bangun Soliditas Organisasi, Pergunu Sumenep Gelar Rapimcab
Kasus Narkoba

Berita

Seorang PNS Diringkus Polsek Raas atas Penyalahgunaan Narkoba
Penculikan

Berita

Diduga Sakit Hati Ajakannya Menikah Ditolak, Pria di Sumenep Culik Anggota PPK