PADANG (Surau.ID) – Kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menorehkan prestasi membanggakan pada ajang SEIBa 4th International Festival 2026 yang berlangsung di UIN Imam Bonjol, Padang, pada 7–12 Juli 2026. Seluruh mahasiswa yang diutus sukses membawa pulang medali, dengan total capaian tiga medali emas dan tiga medali perak.
Prestasi emas diraih melalui cabang Puisi, Poster, dan Kaligrafi, sementara medali perak dipersembahkan dari cabang Monolog, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Pencak Silat.Keberhasilan 100 persen kontingen dalam meraih medali ini menunjukkan kualitas dan daya saing mahasiswa UIN Ar-Raniry di tingkat global.
Ajang Diplomasi Akademik dan Budaya
Festival yang mengusung tema “Sustainable: From Nusantara to Global Harmony” ini diikuti oleh 486 peserta dari delapan negara serta melibatkan puluhan perguruan tinggi keagamaan dari berbagai daerah di Indonesia.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, menyampaikan apresiasinya terhadap capaian ini. Menurutnya, ajang internasional tersebut merupakan wadah penting bagi mahasiswa untuk membangun dialog lintas budaya serta memperluas jejaring akademik.
“Setiap prestasi yang diraih mahasiswa bukan hanya mengharumkan nama UIN Ar-Raniry, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi akademik Indonesia,” ungkap Rektor.
Komitmen pada Ekosistem Talenta Mahasiswa
Ketua Kontingen UIN Ar-Raniry, Dr. Abd Mujahid Hamdan, menyatakan bahwa keberhasilan ini mencerminkan efektivitas sistem pembinaan minat dan bakat di lingkungan kampus. Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Dari enam mahasiswa yang kami kirim, semuanya berhasil mempersembahkan medali untuk UIN Ar-Raniry,” ujar Mujahid yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FST UIN Ar-Raniry.
Capaian ini semakin mempertegas komitmen UIN Ar-Raniry dalam mewujudkan internasionalisasi perguruan tinggi serta membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.