SURABAYA (Surau.ID) — Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) kembali menegaskan kiprahnya di kancah global dengan menjadi co-host dalam International Community Development Program (ICDP) 2026. Konferensi bertajuk ‘Health Tourism Community Empowerment: Strengthening Global Academic Health Tourism Networks’ ini akan berlangsung di Bali pada 22–23 Juni 2026.
Keikutsertaan Unusa dalam forum ini merupakan bagian dari keanggotaan institusi dalam konsorsium World University Association of Community Development (WUACD). Unusa bekerja sama dengan Universitas Airlangga selaku host utama dalam menghelat pertemuan yang mempertemukan akademisi, praktisi, hingga pembuat kebijakan dari berbagai negara.
Fokus Strategis Wisata Kesehatan Global
Konferensi ini menjadi wadah untuk membahas isu-isu strategis dalam pengembangan sektor wisata kesehatan (health tourism). Beberapa topik utama yang diangkat meliputi transformasi digital kesehatan, telemedicine, pemanfaatan artificial intelligence (AI), wellness tourism, hingga pemberdayaan masyarakat.
Empat pakar Unusa dijadwalkan tampil sebagai narasumber untuk berbagi hasil penelitian dan perspektif terkait, yaitu Prof. Dr. Budi Santoso, dr., SpOG(K), Prof. Dr. Yusak Anshori, Dr. Pandam Nurwulan, dan dr. Merryana Adriani.
Kontribusi Akademik untuk Kebijakan Internasional
Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA., IPU., A.Eng., menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan wujud komitmen Unusa dalam memperluas jejaring kerja sama global. “Kami tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga berkontribusi menyusun rekomendasi kebijakan (policy brief) yang dapat menjadi rujukan bagi pemerintah dan pelaku industri dalam merumuskan pengembangan wisata kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.
Senada dengan itu, Wakil Rektor III Unusa, Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA., DVM., menambahkan bahwa keanggotaan dalam WUACD membuka peluang kolaborasi internasional yang luas bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Keterlibatan aktif Unusa dalam forum ini juga menegaskan peran universitas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada tujuan menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dunia.