JAKARTA (Surau.ID) — Zinedine Zidane langsung membuat perubahan dalam skuad pertamanya sebagai pelatih Timnas Prancis. N’Golo Kante tidak masuk dalam daftar 23 pemain yang dipanggil untuk rangkaian pertandingan UEFA Nations League pada jeda internasional September-Oktober 2026.
Kante sebelumnya masih menjadi bagian dari skuad Prancis di Piala Dunia 2026. Namun, gelandang Fenerbahce tersebut kini tidak masuk dalam rencana Zidane untuk pertandingan internasional pertamanya sebagai pelatih Les Bleus.
Zidane menjelaskan bahwa keputusan tersebut berkaitan dengan rencananya membangun tim dalam jangka panjang. Kante kini berusia 35 tahun, sedangkan Zidane menyiapkan tim untuk masa kepemimpinannya selama empat tahun.
“Saya tidak memanggilnya. Itu keputusan saya. Ada pemain lain yang dapat membantu tim ini berkembang dan itu tidak ada hubungannya dengan kualitasnya,” ujar Zidane, dikutip dari AS.
Menurut Zidane, keputusan tersebut tidak menghapus catatan Kante bersama Timnas Prancis. Ia tetap mengakui sang gelandang sebagai pemain yang telah memberikan kontribusi besar bagi Les Bleus.
“Dia telah menjadi pemain teladan. Dia berusia 35 tahun dan saya akan memimpin tim nasional ini selama empat tahun. Saya telah membuat keputusan,” sebutnya.
Selain Kante, Karim Benzema juga tidak masuk dalam daftar. Zidane mengatakan dirinya saat ini ingin melihat lebih banyak pemain muda dalam skuad Prancis.
Sebagai bagian dari perubahan tersebut, Zidane memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang belum pernah memperkuat tim senior Prancis. Nama-nama baru dalam skuadnya antara lain Guillaume Restes, Andy Diouf, Jérémy Jacquet, Lucas Da Cunha, dan Esteban Lepaul.
Di sisi lain, Eduardo Camavinga kembali mendapat panggilan. Skuad Prancis tetap dihuni sejumlah pemain senior seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Mike Maignan, dan Ibrahima Konate.
Prancis akan menjalani empat pertandingan pada periode internasional ini, dimulai dengan menghadapi Turki pada 25 September, Belgia pada 28 September, Italia pada 2 Oktober, dan kembali melawan Belgia pada 5 Oktober.
Pemanggilan tersebut menjadi awal era Zidane bersama Timnas Prancis sekaligus memperlihatkan perubahan komposisi skuad yang mulai diarahkan untuk kebutuhan tim dalam beberapa tahun ke depan.