PROBOLINGGO (Surau.ID) – MTs. Nurul Wahid Al-Wahyuni di Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, menjalani visitasi akreditasi pada Kamis (07/05/2026). Kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.
Visitasi dilakukan oleh tim asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Jawa Timur, yakni Abdul Malik Syafii dan Kamiluddin Munif.
Kepala MTs. Nurul Wahid Al-Wahyuni, Burhanuddin, mengatakan seluruh warga madrasah menyambut kedatangan tim asesor dengan antusias. Menurut dia, proses visitasi menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.
“Alhamdulillah, pelaksanaan visitasi akreditasi berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan sesuai visi madrasah,” ujarnya.
Menurut Burhanuddin, akreditasi bukan sekadar proses administratif. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pendidikan Qur’ani yang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam proses visitasi, tim asesor meninjau berbagai aspek pembelajaran dan budaya madrasah. Mereka memberikan apresiasi terhadap budaya religius, kedisiplinan siswa, serta semangat guru dalam menjalankan pembelajaran berbasis multimedia.
Penggunaan proyektor dan media televisi dalam kegiatan belajar mengajar dinilai menjadi salah satu langkah adaptif madrasah terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Program Tahfidz Al-Qur’an yang menjadi ciri khas madrasah juga mendapat perhatian positif dari tim asesor.
Selain memberikan apresiasi, asesor turut menyampaikan sejumlah masukan untuk pengembangan program pendidikan agar semakin relevan dengan kebutuhan zaman dan tantangan dunia pendidikan ke depan.
Burhanuddin menegaskan pihak madrasah akan terus memperkuat kualitas pembelajaran, pendidikan karakter, serta nilai-nilai keislaman. Penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar juga akan terus dioptimalkan.
“Kami ingin terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul dalam pembinaan karakter Qur’ani, prestasi akademik, dan penguasaan teknologi,” katanya.
Ke depan, MTs. Nurul Wahid Al-Wahyuni menargetkan peningkatan mutu layanan pendidikan, kompetensi guru, prestasi siswa, hingga penguatan sarana dan prasarana pembelajaran berbasis teknologi.