Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
11 April 2026 | 15:24 WIB
Daerah

Warga Bawean Sedunia Berkumpul di Jogja, Bahas Ekonomi, Pendidikan, hingga Masa Depan Daerah

Halal Bihalal Internasional Pulau Bawean
Halal Bihalal Internasional bertema “Lanapak Ka Kerrong: Merawat Persaudaraan, Memperkuat Bawean” di Yogyakarta. {Foto: Istimewa}

 

YOGYAKARTA (Surau.ID) – Warga Bawean dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara menggelar Halal Bihalal Internasional bertema “Lanapak Ka Kerrong: Merawat Persaudaraan, Memperkuat Bawean” dari tanggal 11-12 April di Yogyakarta.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk membahas penguatan ekonomi, pendidikan, budaya, hingga politik masyarakat Bawean.

Ainul Yakin, selaku Ketua Ikatan Persaudaraan Bawean Rantau (Isbara) Probolinggo, menyampaikan bahwa kegiatan ini mempertemukan warga Bawean dari berbagai wilayah, seperti Solo Raya, Yogyakarta, Tulungagung, Gresik, Surabaya, Malang, Kediri, Jakarta, Jawa Barat, Papua, hingga luar negeri seperti Singapura, Malaysia, dan Australia. Ia menegaskan bahwa forum ini memiliki skala internasional yang memperkuat jejaring diaspora Bawean.

“Kegiatan dimulai dengan agenda sarasehan yang mengangkat isu pengembangan ekonomi, pendidikan, dan budaya Bawean,” terang Ainul Yakin.

Pada hari berikutnya, panitia menggelar puncak acara Halal Bihalal mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Sejumlah tokoh nasional turut hadir sebagai pembicara, di antaranya Dr. H. Jazilul Fawaid yang membahas aspek politik dan pembangunan pendidikan di Pulau Bawean, serta anggota DPR RI Yahya Zaini yang menyoroti penguatan ekonomi masyarakat.

Ketua Isbara Probolinggo menambahkan, rombongan dari Probolinggo mengirimkan sekitar 60 peserta yang tergabung dalam komunitas Bawean rantau untuk ikut meramaikan kegiatan tersebut.

“Ini rencana untuk menuju dan meramaikan kegiatan halal bihalal internasional warga Bawean,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan emosional antarwarga Bawean di perantauan. Selain itu, forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi dalam membangun Bawean dari berbagai sektor strategis.

“Ini untuk memperkuat hubungan emosional sesama asal Pulau Bawean,” ujarnya.

Ainul Yakin berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat Bawean, baik di perantauan maupun di kampung halaman.

“Harapan selain itu yaitu kegiatan ini memiliki dampak positif,” tegasnya.

Ia menambahkan, hasil dari pertemuan ini diharapkan membuka akses baru di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial, terutama bagi masyarakat Bawean yang masih berada dalam kondisi terbatas. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara konkret.

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya rutinitas, formalitas dan budaya samata,” pungkasnya.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id