BONDOWOSO (Surau.ID) – Kodim 0822/Bondowoso sukses merampungkan pembangunan empat unit Jembatan Perintis Garuda yang kini telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendukung mobilitas dan membuka keterisolasian di wilayah terpencil.
Empat jembatan yang telah selesai berlokasi di Desa Gadingsari (Kecamatan Binakal), Desa Sukowiryo (Kecamatan Bondowoso), Desa Sumbersalak (Kecamatan Curahdami), serta Desa Gayam (Kecamatan Botolinggo).
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Presiden RI untuk memperkuat konektivitas antar desa. Pembangunan mencakup jenis jembatan gantung atau perintis serta jembatan aramco berbahan baja.
Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Tahap Lanjutan
Target total pembangunan mencapai 12 jembatan yang tersebar di Bondowoso. Saat ini, pembangunan tahap kedua dan ketiga tengah berlangsung dengan progres fisik bervariasi antara 33 hingga 63 persen.
Lokasi pembangunan tahap lanjut mencakup Desa Dawuhan, Paguan, Kalitapen, Sucolor, Tanggulangin, dan Desa Gentong. Selain itu, terdapat dua lokasi lainnya di Kelurahan Kotakulon dan Desa Sekarputih yang saat ini masih dalam proses survei.
Memperkuat Konektivitas Warga
Pembangunan jembatan ini menjadi solusi bagi warga yang selama ini terkendala akses akibat wilayah terisolasi maupun kerusakan infrastruktur pascabencana. “Kami membangun jembatan baru untuk membuka akses bagi masyarakat di area terpencil, sekaligus memperbaiki jembatan yang rusak akibat bencana,” ujar Dandim 0822/Bondowoso, Letkol Inf Prawito.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di pedesaan secara berkelanjutan. Keberadaan jembatan baru ini secara signifikan memudahkan akses anak sekolah serta warga dalam menunjang kegiatan sehari-hari di berbagai kecamatan tersebut.