BOGOR (Surau.ID) – Dosen SSMI IPB University, Sachnaz Desta Oktarina, Ph.D., bersama asisten dosen Rachmat Bintang Yudhianto, M.Si., meluncurkan dashboard monitoring independen untuk mempermudah orang tua memantau seleksi SPMB SMP Kota Bogor 2026.
Inovasi ini lahir sebagai solusi atas keluhan masyarakat mengenai keterbatasan akses data pada portal resmi SPMB yang tidak menyediakan fitur salin atau tangkapan layar untuk memantau posisi calon peserta didik.
Melalui laman https://yudheeeeet.github.io/spmb-dashboard/, dashboard ini menyajikan informasi pendaftar secara lebih transparan, interaktif, dan mudah diakses oleh masyarakat luas yang tengah memantau proses seleksi.
Fitur Analisis Data Lengkap
Dashboard ini dilengkapi fitur pencarian real-time untuk mencari nama siswa atau asal sekolah, serta fasilitas sortir data berdasarkan sekolah tujuan dan jalur seleksi seperti Prestasi, Domisili, Afirmasi, maupun Mutasi.
Keunggulan utamanya terletak pada penyajian statistik distribusi nilai, termasuk nilai minimum, median, hingga nilai maksimum, yang membantu orang tua memahami tingkat persaingan secara lebih objektif.
Kemudahan Akses Informasi
Pengguna juga dapat mengunduh data langsung ke format Excel atau CSV melalui fitur ekspor, mengatasi kendala teknis pada situs resmi sebelumnya.
“Masyarakat kini dapat memantau perkembangan data pendaftar secara lebih transparan melalui Dashboard Monitoring Kawal SPMB 2026,” ujar Sachnaz pada Selasa (30/6/2026).
Meski informatif, pengembang menegaskan bahwa indikator status “AMAN” atau “GUGUR” pada dashboard hanyalah hasil simulasi sementara dan bukan keputusan resmi panitia.
“Status yang tampil pada dashboard hanya berfungsi sebagai alat bantu perhitungan sementara dan bukan jaminan kelulusan,” tegas Sachnaz. Diharapkan, inovasi ini dapat mendukung penyelenggaraan SPMB yang lebih terbuka dan akuntabel bagi seluruh masyarakat Kota Bogor.