MAKASSAR (Surau.ID) – Dosen Unismuh Makassar, Dr. Ratna Wulandari, S.Pd., M.Pd., resmi meraih gelar doktor di UNM dengan IPK 4,00 dan publikasi Scopus Q1 pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Keberhasilan akademik ini diraih melalui ujian tutup dan yudisium yang menetapkannya bebas dari ujian promosi berkat disertasinya yang sangat inovatif di bidang pendidikan.
Disertasi tersebut berfokus pada pengembangan model bimbingan kelompok menggunakan permainan tradisional guna meningkatkan regulasi emosi remaja awal di tingkat Sekolah Menengah Pertama.
Pendekatan Intervensi Berbasis Kearifan Lokal
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya regulasi emosi siswa SMP, seperti kemarahan yang sulit dikendalikan serta maraknya konflik verbal antarsiswa di sekolah.
Melalui pemanfaatan tiga permainan tradisional yaitu bakiak, estafet sarung, dan bentengan, siswa diajak mengalami langsung situasi nyata yang melatih pengelolaan emosi secara mendalam.
Inovasi Perangkat Layanan Bimbingan
Model intervensi yang dikembangkan terbukti sangat efektif meningkatkan skor regulasi emosi siswa secara konsisten berdasarkan hasil pengujian skala mikro, meso, hingga makro.
“Model yang dikembangkan juga terbukti efektif dalam meningkatkan regulasi emosi siswa SMP,” ujar Dr. Ratna Wulandari, S.Pd., M.Pd. selaku peneliti utama.
Capaian gemilang ini tidak hanya memperkuat sumber daya akademik Program Studi BKPI Unismuh Makassar, tetapi juga membuktikan bahwa kearifan lokal mampu bertransformasi menjadi perangkat psikopedagogis yang berdampak luas bagi pembentukan karakter dan kematangan emosional.