MEULABOH (Surau.ID) – Nur Hazizah, mahasiswi Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar (UTU), berhasil meraih medali perunggu dalam ajang The 4th International Youth Conference 2026 di Malaysia dan Singapura, Selasa, 14 Juli 2026.
Prestasi ini diraih melalui karya ilmiah inovatif yang mengubah limbah sampah menjadi produk sabun bernilai guna. Gagasan tersebut lahir dari keprihatinan mendalam terhadap dampak buruk penumpukan sampah bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Inovasi ini tidak hanya bertujuan mengurangi volume limbah di pemukiman, tetapi juga menciptakan produk sanitasi yang bermanfaat. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan limbah kreatif mampu memberikan solusi bagi kesehatan warga.
Kompetisi Tingkat Dunia
Ajang bergengsi ini diikuti oleh 150 peserta dari 10 negara, hasil kerja sama Lembaga Setara Prisma Nusantara, Asia Pacific Student Association, serta Nanyang Technological University.
Dalam presentasinya, Hazizah memaparkan solusi konkret yang sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) PBB. Karyanya mendukung poin kehidupan sehat, konsumsi bertanggung jawab, serta penanganan perubahan iklim demi kelestarian bumi.
Kontribusi bagi Lingkungan dan Masa Depan
Inovasi mahasiswi asal Aceh Barat ini dinilai mampu menekan risiko penyakit yang timbul akibat limbah yang tidak terkelola dengan baik. Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa meraih penghargaan ini di tengah persaingan ketat dengan ratusan peserta dari berbagai negara,” ujar Nur Hazizah.
Pencapaian internasional ini membuktikan bahwa mahasiswa daerah memiliki potensi besar untuk bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi isu global. Semangat Hazizah dalam mengolah sampah menjadi produk bermanfaat menjadi model keberlanjutan yang relevan bagi masyarakat luas.