MEDAN (Surau.ID) – Putri Rahmadina Effendi, mahasiswi Universitas Sumatera Utara berusia 21 tahun, membuktikan bahwa pengalaman masa lalu bukan penghalang untuk bangkit dan menginspirasi masyarakat luas pada Minggu (27/9/2026).
Berhasil melewati masa-masa sulit akibat perundungan, sosok muda asal Medan ini kini aktif mengadvokasi keberanian serta potensi perempuan berhijab dalam berkarya dan berbisnis.
Dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan sekitar menjadi pendorong utama baginya untuk terus mengukir prestasi di tingkat lokal maupun internasional.
Edukasi Digital dan Usaha Mandiri
Gali potensi di bidang kewirausahaan dan busana muslimah, ia berhasil meraih Gold Medal dalam ajang World Young Inventor Exhibition serta meraih posisi Top 5 Putri Hijabfluencer Sumatera Utara 2025.
Konsistensinya membagikan konten edukatif dan inspirasi busana muslimah membawanya meraih nominasi penghargaan New Hijab Creator Award 2026.
Pemberdayaan dan Kemandirian Perempuan
Keilmuan di bidang kewirausahaan diwujudkannya secara nyata melalui peluncuran merek hijab mandiri bernama D•NA Scarves guna mengasah jiwa wirausaha muda.
“Setiap orang berhak tumbuh menjadi versi terbaik dari diri sendiri tanpa membiarkan keraguan menghambat masa depan,” ujar Putri Rahmadina Effendi.
Melalui karya dan platform digitalnya, Dina berkomitmen untuk terus mematahkan stigma serta mengajak kaum perempuan berhijab agar berani mengejar mimpi.