JAKARTA (Surau.ID) – Pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan dasar pascabencana melalui kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Aceh pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kunjungan langsung ini dilakukan untuk meninjau perkembangan proses rehabilitasi serta rekonstruksi di sejumlah wilayah terdampak, sekaligus memastikan kehadiran negara dalam mengatasi persoalan di lapangan.
Akademisi dan sosiolog asal Aceh, Prof. Ahmad Humam Hamid, menilai bahwa keseriusan penuh dari pihak negara merupakan kunci utama yang sangat dinantikan dalam proses pemulihan jangka panjang wilayah tersebut.
Komitmen Negara dan Gotong Royong
Pemerintah berkomitmen untuk mengerahkan seluruh kemampuan demi mempercepat perbaikan infrastruktur, sembari tetap terbuka terhadap segala masukan konstruktif demi menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Meski mengapresiasi semangat gotong royong dari berbagai elemen seperti TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat, pemerintah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang aman, layak, dan permanen tetap menjadi tanggung jawab utama negara.
Percepatan dan Harapan ke Depan
Pemerintah akan terus mengawal penyelesaian seluruh proses rehabilitasi ini agar aktivitas warga dapat segera kembali normal secara aman dan nyaman.
“Pemerintah akan terus mengawal penyelesaiannya agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” kata Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Perjalanan pemulihan pascabencana ini membawa asa baru bagi masyarakat Aceh agar pembangunan dapat segera tuntas secara paripurna.
Kehadiran pemimpin di tengah rakyat tidak hanya sekadar memantau fisik infrastruktur, melainkan menjadi simbol kebangkitan bersama untuk merajut kembali sendi-sendi kehidupan yang sempat lumpuh akibat bencana.