BONDOWOSO (Surau.ID) – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Suco Lor menggelar serangkaian kegiatan penguatan sektor kopi yang melibatkan kelompok tani hutan sepanjang Juli 2026.
Kegiatan ini bertujuan mendampingi masyarakat berbasis potensi lokal, mulai dari keikutsertaan mahasiswa dalam panen kopi bersama di Dusun Dawuhan Kecamatan Maesan hingga pelatihan perawatan tanaman kopi.
Pelatihan yang menghadirkan praktisi kopi tersebut diikuti oleh sekitar 30 peserta untuk meningkatkan produktivitas kebun melalui teknik penanaman, peremajaan, hingga metode stek dan sambung (grafting).
Pendampingan Panen dan Perawatan Kopi
Medan berat menuju lokasi panen di Dusun Dawuhan pada 20 Juli 2026 tidak menyurutkan antusiasme mahasiswa untuk turun langsung memahami proses produksi bersama ketua Kelompok Tani Hutan, Ahmadi.
Selang lima hari kemudian, tepatnya pada 25 Juli 2026, para petani mendapatkan materi aplikatif seputar cara merawat tanaman agar tetap sehat serta menghasilkan bibit kopi unggul secara mandiri.
Sinergi dan Harapan Ke Depan
Kehadiran mahasiswa KKN dinilai penting sebagai fasilitator yang menghubungkan petani dengan narasumber ahli, mengingat keterbatasan akses warga terhadap lembaga penelitian maupun praktisi perkebunan kopi.
“Mahasiswa KKN yang ikut serta memanen kopi patut diacungi jempol, mengingat medan yang ditempuh cukup melelahkan dan aksesnya tidak mudah dijangkau,” tutur Ahmadi.
Rangkaian program kerja ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil panen warga, sekaligus memperkuat sinergi berkelanjutan demi mewujudkan Desa Suco Lor yang semakin mandiri dan sejahtera melalui optimalisasi potensi sektor perkebunan kopi lokal.