SURABAYA (Surau.ID) – Aisyah Nur Afifah Maulidiyah merupakan mantan Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Jawa Timur masa khidmat 2022–2025, yang terpilih lewat ajang Konferensi Wilayah XXI di Pamekasan guna membawa transformasi organisasi yang progresif bagi kalangan pelajar putri.
Perempuan berprestasi asal Kabupaten Sidoarjo ini sukses meniti karier organisasinya secara konsisten, telaten, dan berjenjang mulai dari tingkat ranting, anak cabang, pimpinan cabang, hingga aktif berkiprah langsung di dalam kepengurusan tingkat pusat secara nasional.
Di bawah kepemimpinan visionernya selama periode tersebut, ia konsisten mengusung tagline The Next Verse serta komitmen kuat dalam menghadirkan gerakan pelajar putri yang inovatif, mandiri, dan solutif berlandaskan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah yang moderat.
Jejak Kaderisasi Berjenjang
Perjalanan kepemimpinan Aisyah sangat teruji matang dari akar rumput, mulai dari memimpin Pimpinan Ranting Desa Kedungturi, PAC Kecamatan Taman, hingga memegang tampuk kepemimpinan tertinggi di PC IPPNU Kabupaten Sidoarjo secara gemilang.
Selain aktif memimpin di daerah asalnya, ia juga pernah dipercaya memperkuat jajaran pengurus harian di tingkat pusat dalam departemen yang membidangi pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia secara luas dan mendalam.
Predikat Akademik Gemilang
Selain handal dalam dunia keorganisasian, ia juga sukses menorehkan prestasi membanggakan sebagai wisudawati terbaik program studi S1 PGSD di UNUSA dan menuntaskan studi Magister Pendidikan Dasar di UNESA.
“Dengan fondasi karakter Rabbani dan Madani, kita bertekad membawa IPPNU Jatim lebih relevan, dinamis, serta siap menjawab tantangan zaman yang terus berkembang,” ujar Aisyah Nur Afifah Maulidiyah sewaktu memimpin PW IPPNU Jatim.
Semoga kepemimpinan visioner, ketekunan, dan dedikasi penuh beliau selama masa baktinya dapat terus menginspirasi para pelajar putri di berbagai penjuru untuk senantiasa memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, serta negara tercinta kita semua.