Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
28 Agustus 2026 | 18:00 WIB
Nasional

Rais Aam PBNU Ingatkan Pentingnya Jaga Marwah Ulama dan Keilmuan

IMG 590
KH Miftachul Akhyar, Rais Aam PBNU (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JOMBANG (Surau.ID) – Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar memberikan pesan mendalam pada pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Kamis, 27 Agustus 2026.

Dalam Khutbah Iftitah di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, beliau mengingatkan pengurus dan warga NU untuk senantiasa menjaga muruah ilmu serta menghindari pragmatisme duniawi.

Acara dibuka dengan penuh kebahagiaan menyambut tiga momen penting: peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, HUT ke-81 RI, serta perhelatan Muktamar ke-35 NU.

Waspadai Ambisi Duniawi dan Pertahankan Kemandirian

Kiai Miftah menegaskan agar martabat keilmuan tidak dikorbankan demi kepentingan sesaat yang dapat merendahkan kehormatan ulama dan organisasi.

Beliau juga mendorong umat untuk mewujudkan karunia ilmu dalam bentuk ibadah nyata serta membangun kemandirian ekonomi demi menjaga kehormatan diri.

Pentingnya Merawat Tradisi Keilmuan Pesantren

Sebagai penutup, beliau memberikan peringatan keras atas ancaman fenomena dicabutnya ilmu seiring bertambahnya ulama yang wafat.

“Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai satu-satunya tujuan, Allah pasti mencukupkan urusan dunianya,” tegas Rais Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar.

Refleksi ini menjadi pengingat bagi seluruh muktamirin untuk terus merawat tradisi keilmuan pesantren demi menjaga keberlanjutan peradaban zaman.

Penulis: Misbahul A
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id