JAKARTA (Surau.ID) — Barcelona kembali membidik trofi Liga Champions pada musim 2026/2027. Hansi Flick menilai peluang untuk menjadi juara terbuka karena skuadnya dihuni pemain berkualitas serta memiliki pengalaman di level tertinggi.
Perjuangan Barcelona di kompetisi Eropa akan dimulai dengan menghadapi Feyenoord di Camp Nou, Rabu, (9/9/2026), malam WIB. Pertandingan ini menjadi langkah awal Blaugrana dalam mengejar trofi yang sudah lebih dari satu dekade tidak mereka raih.
Barcelona terakhir kali menjuarai Liga Champions pada musim 2014/2015. Kesuksesan tersebut menjadi gelar kelima klub asal Catalunya di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Dalam dua musim terakhir, Flick berhasil membawa Barcelona meraih sejumlah gelar domestik. Pelatih asal Jerman itu mempersembahkan dua trofi LaLiga, dua Piala Super Spanyol, serta satu Copa del Rey.
Namun, perjalanan Barcelona bersama Flick di Liga Champions belum berakhir dengan gelar juara. Pada musim 2024/2025, langkah mereka terhenti di semifinal, sedangkan musim berikutnya Barcelona tersingkir pada babak perempat final.
Flick menyebut kualitas dan pengalaman skuad menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan musim ini. Meski demikian, ia menyadari Barcelona masih harus melewati perjalanan panjang sebelum bisa mengangkat trofi Liga Champions.
“Menurut saya, pada akhirnya, klub-klub besar memimpikan hal ini. Kami memiliki kualitas untuk memenangkannya, namun perjalanannya masih panjang. Kami memiliki banyak pemain berpengalaman. Mereka semua memikul tanggung jawab untuk memenangkan segalanya,” sebut Flick, dikutip dari situs UEFA.
Pertandingan melawan Feyenoord menjadi awal bagi Barcelona untuk membuktikan ambisi tersebut. Skuad Blaugrana dituntut menjaga konsistensi sejak fase awal jika ingin melangkah jauh dan kembali bersaing memperebutkan gelar Liga Champions.