BANDUNG (Surau.ID) – Astrid Fauziah, wanita berusia 25 tahun, menekuni profesinya sebagai Ticketing Officer di PT Kereta Api Indonesia sembari menempuh pendidikan tinggi pada Jumat (25/9/2026).
Menjalani tugas di garda terdepan stasiun besar, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Terbuka ini bertanggung jawab penuh melayani transaksi ticketing hingga penanganan kendala ribuan penumpang setiap hari.
Pengalaman kerja di industri perhotelan serta penguasaan bahasa Inggris menjadi modal utamanya dalam memberikan pelayanan solutif dan berkualitas bagi seluruh calon penumpang.
Peluang dan Pelayanan Digital
Profesi petugas tiket di lingkungan BUMN menawarkan jenjang karier yang terukur, stabilitas pekerjaan, serta kesempatan luas untuk membangun jaringan profesional dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.
Selain bertugas di loket, keahlian komunikasinya tercermin dari pengalamannya mengelola media sosial resmi perusahaan hingga aktif membagikan konten edukatif seputar layanan transportasi publik di platform digital.
Tantangan dan Dedikasi Kerja
Tugas pelayanan lapangan menuntut ketahanan fisik serta mental tinggi, terutama saat menghadapi sistem kerja bergiliran pada periode puncak libur nasional maupun ketika terjadi kendala operasional.
Dalam kurun tiga hingga lima tahun ke depan, ia menargetkan pengembangan karier menuju posisi supervisor pelayanan atau bergabung dengan tim pengembangan layanan digital. “Pengalaman bertugas di garda terdepan melatih keahlian komunikasi, pemecahan masalah, dan adaptasi teknologi,” ujar Astrid Fauziah, Ticketing Officer PT KAI.
Dedikasi para petugas frontliner menjadi kunci utama dalam menjaga kenyamanan serta kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.