JAKARTA (Surau.ID) — Timnas Italia memperoleh cibiran dari suporternya sendiri setelah kalah 0-2 dari Belgia dalam laga UEFA Nations League di Stadion Olimpico, Roma, Sabtu, (26/9/2026), dini hari WIB. Pelatih Roberto Mancini menerima reaksi tersebut dan menilai hal itu merupakan konsekuensi ketika sebuah tim mengalami kekalahan.
Belgia mencetak dua gol melalui Mika Godts pada menit ke-20 dan Dodi Lukebakio. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Belgia di bawah pelatih Mark van Bommel.
Bagi Mancini, hasil ini menjadi debut pahit setelah kembali ditunjuk menangani Italia pada Juli 2026. Ia belum mampu membawa Gli Azzurri keluar dari periode sulit setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia sebelumnya.
Italia sebenarnya tampil lebih baik pada babak kedua, tetapi gagal mencetak gol. Berdasarkan statistik pertandingan, Italia mencatat 11 percobaan dengan lima tembakan tepat sasaran. Sementara Belgia melepaskan 17 tembakan dan sembilan di antaranya mengarah ke gawang, dengan dua berbuah gol.
Ketidakpuasan suporter Italia sudah terdengar ketika Godts membobol gawang Gianluigi Donnarumma pada menit ke-20. Siulan kembali terdengar lebih keras ketika para pemain meninggalkan lapangan setelah pertandingan.
“Saat kami kalah, tidak ada yang senang. Saat Anda kalah, Anda bisa saja dicemooh,” ujar Mancini seusai pertandingan, dikutip dari ESPN.
Italia selanjutnya akan menjalani laga tandang melawan Turki pada 29 September dan Prancis pada 3 Oktober. Gli Azzurri kemudian menutup jeda internasional dengan menjamu Turki di Bologna pada 6 Oktober.