JAKARTA (Surau.ID) — Marc-Andre ter Stegen kembali mendapat kepercayaan sebagai kiper utama Timnas Jerman setelah melewati periode sulit akibat cedera. Kiper berusia 34 tahun itu diproyeksikan tampil saat Jerman menghadapi Belanda dalam lanjutan UEFA Nations League di Johan Cruyff Arena, Jumat, (24/9/2026).
Pelatih baru Jerman, Juergen Klopp, dikabarkan telah menetapkan Ter Stegen sebagai penerus Manuel Neuer di bawah mistar Die Mannschaft. Neuer memutuskan pensiun dari timnas setelah Piala Dunia 2026.
Perjalanan Ter Stegen menuju posisi utama tidak berlangsung mudah. Selama beberapa tahun, ia berada di belakang Neuer dalam persaingan posisi penjaga gawang Jerman.
Peluang Ter Stegen semakin terbatas setelah serangkaian cedera yang dialaminya dalam dua musim terakhir. Kondisi tersebut juga berdampak pada posisinya di Barcelona.
Ter Stegen terakhir kali membela Jerman pada Juni 2025 ketika menghadapi Prancis di UEFA Nations League. Setelah itu, ia harus menjalani periode pemulihan dan mengakui sempat mengalami keraguan terhadap dirinya sendiri.
“Saya tidak bisa memungkiri bahwa terkadang saya sempat merasa ragu, terutama setelah mengalami cedera, apalagi ketika satu cedera memicu cedera lainnya. Anda mulai meragukan diri sendiri dan rasanya tidak ada yang berjalan semestinya,” ujar Ter Stegen, dikutip dari Sky Germany.
Kesempatan untuk kembali mendapatkan menit bermain datang setelah Ter Stegen dipinjamkan Barcelona ke Ajax Amsterdam pada musim ini. Ia langsung menjadi pilihan utama dan telah tampil dalam enam pertandingan Eredivisie dengan mencatatkan dua clean sheet.
Performa tersebut turut membuka jalan bagi Ter Stegen untuk kembali menjadi pilihan utama Jerman. Ia kini berpeluang menjalani laga penting melawan Belanda sebagai bagian dari fase baru karier internasionalnya.
“Tentu saja, saya tidak pernah meragukan bahwa saya akan bisa kembali, karena itulah pola pikir saya dan cara saya memandang diri sendiri. Meski demikian, proses pemulihan itu pasti ada pasang surutnya,” ungkapnya.
Ter Stegen menyatakan kondisi fisiknya kini telah membaik dan ia bersyukur dapat kembali menjalani aktivitas sepak bola tanpa gangguan cedera. Laga melawan Belanda menjadi kesempatan berikutnya untuk menunjukkan kesiapan setelah melewati masa pemulihan.