PROBOLINGGO (Surau.ID) – Pemerintah Desa Bucor Kulon, Kecamatan Pakuniran, menggelar tradisi Selametan Desa pada Sabtu (17/10/2026) sebagai wujud syukur atas limpahan hasil bumi dan permohonan keselamatan warga.
Kegiatan tahunan yang berpusat di Kantor Desa Bucor Kulon ini dihadiri oleh ratusan warga setempat, jajaran aparatur desa, serta para tamu undangan dari berbagai wilayah sekitar.
Selain memperkuat nilai keagamaan, perayaan ini menjadi sarana menjaga kelestarian adat istiadat leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga agar tetap rukun dan harmonis.
Rangkaian Acara Tradisi dan Doa
Rangkaian acara diawali sejak pagi pukul 05.30 WIB melalui kegiatan jalan sehat bersama warga yang dimeriahkan dengan pembagian beragam hadiah menarik.
Suasana khidmat berlanjut pada siang hari melalui lantunan ayat suci dalam kegiatan Khotmil Qur’an yang diikuti oleh para tokoh agama dan masyarakat.
Puncak perayaan ditutup pada malam hari mulai pukul 19.30 WIB melalui Pengajian Umum yang menghadirkan penceramah untuk memberikan siraman rohani kepada seluruh jamaah.
Dampak dan Harapan Kebersamaan
Pelaksanaan tradisi ini diharapkan mampu membawa keberkahan, melindungi desa dari segala bencana, serta menumbuhkan semangat gotong royong warga dalam membangun desa ke depan.
“Kegiatan selametan desa ini merupakan bentuk syukur kami sekaligus upaya merawat tradisi leluhur agar generasi muda tetap ingat akan akar budayanya,” ujar Haji Abdus Sukur, Kepala Desa Bucor Kulon.
Melalui kebersamaan dan doa yang terpanjatkan, warga Desa Bucor Kulon optimistis menyongsong masa depan yang lebih sejahtera, aman, serta penuh dengan keberkahan.