JEPARA (Surau.ID) – Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang Jepara menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda III Ma’had Aly dan Politeknik Balekambang pada Minggu (1/11/2026). Prosesi wisuda gabungan ini menyandingkan pengukuhan lulusan pendidikan tinggi keagamaan Islam dan vokasi.
Berdasarkan laporan akademik Naib Mudir Akademik Ahmad Mubaiz, M.Pd., total lulusan yang dikukuhkan berjumlah 160 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 49 mahasantri Ma’had Aly serta 111 mahasiswa Politeknik.
Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan mencapai 3,68 dengan capaian tertinggi 3,92. Wisudawan terbaik Ma’had Aly diraih Alivia Rahmatul Izzah, sedangkan wisudawan terbaik Politeknik diraih Ihda Lulu’iz Zahroh.
Apresiasi Kemenag RI dan Penguatan Pendidikan Vokasi
Hadir menyampaikan orasi ilmiah, Dirjen Pesantren Kemenag RI Dr. AG. H. Basnang Said, S.Ag., M.Ag. mengapresiasi terobosan Pesantren Balekambang. Langkah ini dinilai mencerminkan kemandirian pesantren sesuai amanat undang-undang.
Di sisi lain, Direktur Politeknik Balekambang Dr. K.H. Miftahudin, S.Ag., M.M. melaporkan mayoritas wisudawan vokasi telah terserap dunia kerja maupun wirausaha. Beberapa lulusan bahkan telah mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Standar Mutu Akademik Ketat dan Kesiapan Kerja Lulusan
Mudir Ma’had Aly Balekambang Dr. K.H. Nasrulloh Afandi, Lc., M.A. mengungkapkan penerapan standar mutu akademik yang ketat bagi para mahasantri. Selain kurikulum kitab kuning, sebanyak 65 persen skripsi lulusan ditulis menggunakan bahasa Arab.
“Setiap mahasantri diwajibkan menyetorkan hafalan minimal 120 hadis sebelum diizinkan menyusun skripsi,” ujar Mudir Ma’had Aly Balekambang, Dr. K.H. Nasrulloh Afandi, Lc., M.A. pada Senin (2/11/2026).
Sinergi keilmuan agama dan keterampilan vokasi ini membekali lulusan agar berdaya saing tinggi serta siap berkontribusi bagi masyarakat luas.