SAMARINDA (Surau.ID) – Ketua Kohati Badko HMI Kaltim-Kaltara, Andi Wahyuni Muzzakir, resmi mendeklarasikan gerakan “Rebut Ruang” sekaligus meluncurkan buku di kawasan Citra Niaga, Samarinda, pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026.
Langkah strategis ini menandai kesiapan kader perempuan daerah untuk maju dalam kontestasi nasional sebagai calon Ketua Umum Kohati Pengurus Besar (PB) HMI. Melalui frasa “Dari Mahakam”, ia menegaskan bahwa asal-usul geografis bukanlah hambatan untuk mengambil peran strategis.
Gerakan tersebut diinisiasi untuk mendorong keterlibatan aktif kader perempuan agar tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan penentu arah kebijakan organisasi.
Semangat Pengabdian dan Representasi Kader Daerah
Deklarasi yang dirangkai dengan peluncuran buku ini mengangkat perjalanan kader yang tumbuh dari daerah dengan orientasi pengabdian luas bagi umat dan bangsa.
“Dari Mahakam, kader ditempa untuk memahami persoalan masyarakat. Dari Mahakam, gagasan dan semangat pengabdian dibangun,” ujar Andi Wahyuni Muzzakir di Samarinda, Sabtu (31/10/2026).
Mendorong Peran Strategis Perempuan di Tingkat Nasional
Keterlibatan kader perempuan dari berbagai daerah diharapkan mampu memperkuat ruang pengambilan keputusan di tingkat nasional melalui kontestasi kepemimpinan mendatang.
“Perempuan tidak cukup hanya menjadi bagian dari perjalanan organisasi, tetapi juga harus mengambil peran dalam menentukan arah dan masa depan kepemimpinannya,” tambahnya.
Melalui gerakan ini, Andi optimistis dapat menginspirasi perempuan di seluruh penjuru tanah air untuk berani bersuara dan memimpin perubahan positif bagi kemajuan bangsa.