Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
15 Februari 2026 | 18:21 WIB
Daerah

PMII Jatim Menggelar Pelantikan, Khofifah Tantang Kader Jadi Aktor Ketahanan Nasional

WhatsApp Image 2026 02 15 at 17.43.39
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan orasi kebangsaan yang menantang kader PMII Jatim untuk menjadi aktor utama dalam menjaga ketahanan nasional di era disrupsi. (Foto: Surau.ID/Ist)

 

SURABAYA (Surau.ID) – Atmosfer semangat aktivisme menyelimuti Aula Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada Sabtu (14/2/2026). Ratusan kader dari berbagai cabang di Jawa Timur berkumpul untuk saksi sejarah pelantikan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur masa bakti 2026-2028.

Mengangkat tema besar “Konfigurasi PMII Jawa Timur Menuju Organisasi yang Berkarya dan Berdaya”, kepengurusan baru ini membawa misi besar untuk mereformulasi gerakan mahasiswa di tengah disrupsi zaman.

Hadir secara langsung, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan orasi yang sarat akan makna kebangsaan. Di hadapan pengurus yang baru diambil sumpahnya, Khofifah menyoroti betapa rentannya stabilitas nasional jika tidak dikawal oleh elemen intelektual muda seperti PMII.

Menurut Khofifah, keragaman yang menjadi jati diri bangsa Indonesia adalah pedang bermata dua: bisa menjadi kekuatan mahadasyat, namun bisa pula menjadi pemicu perpecahan jika tidak dikelola dengan kearifan.

“Kita hidup di era di mana informasi bergerak tanpa sekat dan perbedaan pendapat sangat mudah tersulut. Perbedaan itu sebenarnya rahmat, namun tugas kalian adalah memastikan perbedaan tersebut tidak berubah menjadi konflik yang memecah belah,” ujar mantan Menteri Sosial tersebut.

Khofifah juga melontarkan tantangan terbuka bagi para kader PMII. Ia menegaskan bahwa era “protes di jalanan” harus diimbangi dengan “adu gagasan di ruang kebijakan”. Mahasiswa tidak boleh lagi sekadar menjadi penonton atau objek dalam pembangunan daerah maupun nasional.

“PMII Jatim harus mengambil posisi sebagai aktor utama dalam menjaga ketahanan nasional. Kalian adalah agent of change, sekaligus perekat persatuan. Jangan hanya diam melihat dinamika, tapi warnailah kebijakan dengan nilai-nilai pergerakan,” tegas Khofifah disambut riuh tepuk tangan peserta.

Pelantikan ini juga dipandang sebagai momentum rekonsiliasi dan konsolidasi ideologis bagi seluruh cabang di wilayah Jawa Timur. Dengan resminya masa bakti 2026-2028, PKC PMII Jatim diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi mahasiswa dengan pemerintah provinsi, guna menciptakan sinergi pembangunan yang inklusif.

Acara yang berlangsung hingga malam hari tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, menandai langkah awal ribuan kader di bawah komando kepengurusan yang baru.

Penulis: Badrul Nurul Hisyam
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id