Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
21 Juni 2026 | 22:46 WIB
Nasional

Ketum PB PGRI Serukan Persatuan Guru, Hapus Sekat ASN hingga Honorer

IMG 52
Teguh Sumarno serukan persatuan guru (Foto: Surau.ID/Ist).

 

JAKARTA (Surau.ID) – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Teguh Sumarno, menyampaikan keprihatinannya terkait fenomena perpecahan di kalangan profesi guru.

Dalam sambutannya pada Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PGRI 2026 di Jakarta, Sabtu (20/6/2026), ia menegaskan pentingnya menghapus sekat-sekat kubu antara guru ASN, PPPK, dan guru honorer (paruh waktu).

Baca Juga:

Mengakhiri Praktik Adu Domba

Teguh menilai saat ini terdapat pihak-pihak tertentu yang berupaya memecah belah dan mengadu domba sesama tenaga pendidik. Jika pengurus PGRI di berbagai tingkatan tidak tanggap, maka kesenjangan dan perpecahan antar-kategori guru tersebut dikhawatirkan akan berkepanjangan.

“Sekarang, guru-guru ini berkubu-kubu, ada ASN, P3K, dan guru paruh waktu. Kalau PB PGRI, pengurus provinsi, kota/kabupaten tidak tanggap, maka kubu-kubu ini akan berkepanjangan,” tegas Teguh.

Ia menambahkan, melalui ajang Konkernas 2026 ini, PGRI berkomitmen menyatukan kembali visi perjuangan untuk menegakkan martabat profesi guru dan tenaga kependidikan. Menurutnya, PGRI harus mampu hadir memberikan kesejahteraan, baik secara edukasi, sosial, maupun ekonomi.

Menuntut Kesejahteraan dan Integritas

Teguh juga menyoroti kondisi guru di daerah terpencil yang selama ini kurang mendapatkan perhatian. Ia berkomitmen bahwa kepengurusan PB PGRI saat ini akan membawa perubahan nyata dengan bersikap jujur dan adil.

Teguh secara khusus menyoroti masalah kesejahteraan, di mana masih banyak guru yang menerima honor dengan sistem pembayaran setiap tiga bulan sekali. Menurutnya, mustahil mengharapkan tanggung jawab tinggi dari seorang guru jika hak-hak dasar mereka tidak diperhatikan.

“Bagaimana ada rasa tanggung jawab seorang guru kalau honornya saja tidak diperhatikan? Kalau PGRI ingin bagus, maka pengurus harus memiliki integritas, tanggung jawab, dan memahami keluhan para guru di lapangan,” pungkasnya.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id