LAMONGAN (Surau.ID) – Muhammad Alivi Rujhan Zacky menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 pada ajang Musabaqah Qirā’atil Kutub (MQK) Internasional tahun 2026 di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Senin (22/6/2026).
Capaian membanggakan ini menjadi bukti nyata dedikasi tinggi serta ketekunan santri dalam menguasai khazanah kitab kuning di tengah persaingan kompetisi yang diikuti oleh para peserta dari berbagai negara di tingkat internasional.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang menuntut ilmu, bimbingan penuh kasih dari para masyayikh, serta dukungan doa yang senantiasa menyertai langkah santri dalam setiap tahapan kompetisi yang dilalui dengan penuh semangat.
Prestasi yang diraih Muhammad Alivi Rujhan Zacky menjadi tonggak penting yang membuktikan bahwa santri memiliki kompetensi dan kualitas yang mampu bersaing serta diakui pada skala global melalui ajang MQK internasional.
Keberhasilan ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi santri lainnya untuk terus tekun belajar, mengembangkan potensi diri, serta berkomitmen dalam berprestasi demi mengharumkan nama Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah di masa mendatang.
Capaian Juara 1 ini menjadi refleksi atas falsafah perjuangan “Man jadda wajada, man zara’a hasada”, yang mengajarkan bahwa setiap usaha yang sungguh-sungguh akan membuahkan hasil manis dan keberkahan bagi diri sendiri maupun lingkungan pesantren.
“Ketekunan dalam menuntut ilmu dan doa yang tak putus mampu mengantarkan santri menuju panggung dunia,” pesan yang menyertai kesuksesan tersebut.
Semoga prestasi ini terus menginspirasi lahirnya generasi santri yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang mampu membawa dampak positif bagi kemajuan peradaban Islam di masa depan.