Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
27 Juni 2026 | 19:09 WIB
Nasional

MIP IV UIN Sunan Kudus Perkuat Transformasi Sosial Warga NU

IMG 151
Konsolidasi ilmuwan NU perkuat peradaban masa depan (Foto: Surau.ID/Ist).

 

KUDUS (Surau.ID) – Lakpesdam PWNU Jawa Tengah menyelenggarakan Muktamar Ilmu Pengetahuan (MIP) IV pada Jumat, 26 Juni 2026, di UIN Sunan Kudus untuk mengonsolidasikan peran ilmuwan dalam transformasi sosial.

Forum strategis ini mengusung tema “Nahdlatul Ulama sebagai Masyarakat Sipil Keagamaan: Konsolidasi Gerakan, Kemandirian Organisasi, dan Transformasi Sosial”. Kegiatan ini mempertemukan akademisi, peneliti, ulama, dan pengelola perguruan tinggi guna memperkuat kontribusi keilmuan bagi bangsa.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk perwakilan Kementerian Agama, pimpinan PCNU Kudus, rektor perguruan tinggi, serta pengasuh pesantren se-Jawa Tengah. Penyelenggaraan ini menjadi ajang refleksi untuk mendokumentasikan pengalaman intelektual warga Nahdlatul Ulama.

Baca Juga:

Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Dimensi Humaniora

Rektor UIN Sunan Kudus, Prof. H. Abdurrahman Kasdi, menekankan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan dalam tradisi NU harus berangkat dari prinsip ushul fikih yang aktual. Menurutnya, teknologi dan informasi adalah ruang pengabdian ilmu yang tetap harus berpijak pada nilai-nilai keislaman dan dimensi humaniora.

Integrasi antardisiplin ilmu dianggap sebagai kunci utama agar perkembangan sains dan teknologi tetap berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Ilmu pengetahuan modern tidak boleh dipisahkan dari ilmu-ilmu keagamaan agar mampu membangun peradaban yang berkeadaban.

Meneladani Filosofi Gusjigang dalam Berkhidmah

Pemilihan UIN Sunan Kudus sebagai lokasi MIP IV memiliki makna simbolis untuk meneladani sosok Sunan Kudus sebagai waliyul ilmi. Filosofi Gusjigang yaitu bagus akhlaknya, pandai mengaji, dan pintar berdagang, menjadi fondasi ideal dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan jalan khidmah Nahdlatul Ulama.

“Harapan kami, ilmu benar-benar menjadi fondasi peradaban,” ujar Prof. H. Abdurrahman Kasdi selaku Rektor UIN Sunan Kudus.

Harapannya, Muktamar ini menjadi ruang artikulasi kolektif untuk mentransformasikan pengalaman intelektual menjadi arah gerakan yang lebih berkeadilan dan bermanfaat luas bagi masyarakat Indonesia. Ilmu pengetahuan diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran teori, tetapi memberikan dampak nyata bagi peradaban serta kemandirian ekonomi warga NU.

Penulis: Misbahul A
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id