JAKARTA (Surau.ID) — Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit di lapangan, namun juga mencatat sejumlah sejarah baru dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Mulai dari bertambahnya jumlah peserta menjadi 48 tim, penyelenggaraan di tiga negara, hingga hadirnya halftime show pada partai final, edisi kali ini menjadi salah satu yang paling berbeda dibandingkan turnamen-turnamen sebelumnya.
Sejumlah perubahan tersebut menjadi bagian dari transformasi besar yang dilakukan FIFA untuk menghadirkan pengalaman baru bagi peserta maupun penggemar sepak bola di seluruh dunia.
1. Pertama Kali Digelar di Tiga Negara
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diselenggarakan oleh tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Ketiga negara itu dipilih sebagai tuan rumah karena dinilai memiliki infrastruktur, stadion, serta fasilitas pendukung yang mampu mengakomodasi penyelenggaraan turnamen berskala besar.
2. Format Baru dengan 48 Tim Peserta
FIFA juga mulai menerapkan format baru pada Piala Dunia 2026 dengan menambah jumlah peserta dari 32 menjadi 48 tim.
Perubahan itu membuat total pertandingan meningkat menjadi 104 laga. Konsekuensinya, kebutuhan stadion, transportasi, akomodasi, hingga fasilitas pendukung lainnya ikut bertambah untuk menunjang jalannya turnamen.
3. Meksiko Cetak Rekor sebagai Tuan Rumah Tiga Kali
Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 turut mengantarkan Meksiko mencatat sejarah baru. Negara itu resmi menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk ketiga kalinya setelah sebelumnya menggelar edisi 1970 dan 1986. Hingga kini, belum ada negara lain yang mampu menyamai pencapaian tersebut.
4. Shakira Kembali Meramaikan Piala Dunia
Penyanyi asal Kolombia, Shakira, kembali menjadi bagian dari kemeriahan Piala Dunia 2026. Pada edisi kali ini, ia membawakan lagu berjudul “Dai Dai”, yang mengangkat pesan tentang semangat juang, keberanian, serta tekad untuk bangkit setelah mengalami kegagalan.
5. Final Piala Dunia Hadirkan Halftime Show Perdana
Piala Dunia 2026 juga menghadirkan inovasi baru dengan menggelar halftime show untuk pertama kalinya pada laga final.
Konsep itu mengadopsi hiburan saat jeda pertandingan seperti yang selama ini dikenal pada Super Bowl. Pertunjukan dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium pada partai final, dengan Coldplay dikabarkan menjadi salah satu pengisi acara.
Berbagai perubahan tersebut menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai salah satu edisi paling bersejarah dalam perjalanan turnamen ini. Selain menghadirkan format kompetisi yang lebih besar, penyelenggaraan kali ini juga membawa sejumlah inovasi yang menciptakan warna baru dalam sejarah sepak bola dunia.