JAKARTA (Surau.ID) — Ruben Amorim menegaskan AC Milan tidak akan mengadopsi gaya bermain Como 1907. Pelatih asal Portugal itu menyebut dirinya memiliki identitas permainan sendiri dan membutuhkan waktu untuk menerapkannya di San Siro.
Pernyataan tersebut disampaikan Amorim dalam konferensi pers menjelang pertandingan tandang AC Milan ke ibu kota, Sabtu, (12/9/2026). Ia mendapat pertanyaan mengenai kemungkinan membawa Rossoneri bermain seperti Como yang diasuh Cesc Fabregas.
Como menjadi salah satu tim yang mencuri perhatian sejak kembali ke Serie A. Pada musim lalu, mereka finis di posisi keempat dan mendapatkan tiket Liga Champions. Performa apik berlanjut pada pertandingan pembuka kompetisi Eropa tersebut ketika Como menang telak 4-1 atas RB Leipzig.
Amorim mengatakan dirinya memiliki latar belakang dan pendekatan yang berbeda dengan Fabregas. Ia juga menilai setiap pelatih membutuhkan waktu untuk membangun identitas permainan di klub barunya.
“Saya punya cara bermain sendiri dan saya rasa itu membutuhkan waktu. Setiap pelatih membutuhkan waktu. Anda melihat saat melawan Torino dan dalam pertandingan persahabatan melawan United bahwa kami terus berkembang,” sebut Amorim, dikutip dari Sempre Milan.
Ketika kembali ditanya mengenai kemungkinan Milan bermain seperti Como, Amorim memberikan jawaban tegas. “Jika Anda ingin tim bermain seperti Como, Anda harus membeli pelatih Como untuk memainkan gaya yang sama,” lanjutnya.
Amorim juga mengakui keberhasilan Como bersama Fabregas, termasuk penampilan mereka di Liga Champions. Namun, ia menegaskan Milan memiliki karakter yang harus dibangun melalui pendekatan berbeda.
“Saya benar-benar berbeda. Saya punya gaya bermain dan identitas sendiri. Melatih Milan sangat sulit. Melatih Como dan melakukan apa yang mereka lakukan di Liga Champions juga sangat sulit, dan mereka melakukannya dengan sangat baik,” tambahnya.
Amorim kemudian menegaskan fokusnya bukan membandingkan Milan dengan Como. Ia ingin membangun permainan sesuai identitas Rossoneri dengan tujuan utama meraih kemenangan dalam setiap pertandingan.