JAKARTA (Surau.ID) — Rencana manajerial dan teknis yang lebih terarah dinilai menjadi kebutuhan AC Milan jika ingin kembali bersaing untuk gelar Serie A. Mantan pemain Rossoneri, Daniele Bonera, melihat Milan masih berada di belakang sejumlah rival utama dalam perebutan Scudetto.
Bonera menilai persoalan tersebut berkaitan dengan kebijakan klub dalam beberapa musim terakhir, terutama pergantian pelatih dan perubahan komposisi pemain. Menurutnya, Milan membutuhkan kesinambungan dalam menentukan arah tim dari level manajemen hingga teknis.
“Dalam tiga tahun, mereka memiliki empat pelatih dan saya tidak tahu berapa banyak pemainnya. Setiap pelatih membawa sistem dan ide-ide yang berbeda,” tutur Bonera dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport.
Milan terakhir kali meraih Scudetto pada musim 2020/2021 ketika masih ditangani Stefano Pioli. Setelah itu, performa mereka di Serie A cenderung tidak konsisten.
Pencapaian terbaik Milan dalam empat musim terakhir terjadi pada 2023/2024 ketika mereka finis sebagai runner-up. Namun, Rossoneri terpaut hampir 20 poin dari Inter Milan yang keluar sebagai juara pada musim tersebut.
Musim berikutnya menjadi periode sulit bagi Milan setelah hanya mampu menempati posisi kedelapan. Pada musim setelahnya, mereka finis di peringkat kelima sehingga kembali gagal mengamankan tiket Liga Champions.
Kondisi tersebut membuat Bonera belum melihat Milan sebagai kandidat terdepan untuk meraih Scudetto. Ia menilai Inter Milan dan Napoli, yang menjadi dua tim teratas pada musim sebelumnya, masih berada di level yang lebih tinggi.
“Menurut pendapat saya, Milan sekarang itu selangkah di belakang tim-tim lain dalam persaingan Scudetto dan tidak bisa memenangi liga karena kurang perencanaan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Milan masih memiliki waktu untuk memperkuat skuad sebelum bursa transfer musim panas ditutup. Bonera juga mengingatkan adanya sejumlah persoalan dalam skuad yang belum sepenuhnya terselesaikan sejak musim sebelumnya.
“Di dalam sepakbola memang semuanya bisa terjadi, tapi sekarang ini saya kira Milan masih jauh dari tim teratas,” tambahnya.
Mantan bek Milan itu berharap klub mampu melakukan pembenahan dalam sisa bursa transfer dan membangun rencana jangka panjang yang lebih konsisten.
“Fondasi manajerial dan teknis yang jelas diperlukan agar Milan dapat kembali bersaing secara serius dalam perebutan gelar Serie A,” tutupnya.