JAKARTA (Surau.ID) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah menyalurkan 1.536.000 liter air bersih kepada 70.944 jiwa penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia guna merespons krisis air akibat kemarau panjang serta daerah terdampak bencana pada Senin, 17 Agustus 2026.
Distribusi air bersih massal ini diprioritaskan bagi masyarakat di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang mengalami kesulitan mendasar dalam mendapatkan akses air layak konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari secara berkelanjutan demi kelangsungan hidup warga.
Selain pengiriman menggunakan truk tangki untuk solusi darurat, Baznas juga menghadirkan solusi jangka panjang berupa pembangunan sumur bor di 37 lokasi strategis, instalasi pipanisasi, serta pembangunan bak penampungan air di berbagai wilayah sasaran yang membutuhkan pasokan air.
Strategi Jangka Panjang Penanganan Air Bersih
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid menjelaskan bahwa penanganan krisis air bersih disesuaikan secara cermat dengan tingkat kebutuhan, ketersediaan sumber air, serta karakteristik spesifik di setiap wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem dan krisis lingkungan mendalam.
Pembangunan infrastruktur berkelanjutan seperti sumur bor dilakukan agar masyarakat dapat terus menikmati pasokan air bersih secara mandiri, sementara truk tangki dikerahkan untuk penanganan cepat di lokasi darurat sambil menunggu infrastruktur rampung dibangun sepenuhnya.
Kolaborasi dan Optimalisasi Dana Zakat
Pelaksanaan program kemanusiaan ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama jajaran Baznas daerah serta pemerintah setempat agar bantuan tersalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran kepada para warga yang membutuhkan uluran tangan.
“Semua bantuan tersebut merupakan amanah para muzaki. Kami akan terus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan delapan asnaf,” ujar Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid.
Kehadiran program berkelanjutan ini menegaskan komitmen lembaga dalam mengelola dana zakat secara optimal guna menjawab persoalan mendasar umat serta meringankan beban warga terdampak kekeringan di berbagai penjuru nusantara demi kesejahteraan bersama seluruh masyarakat Indonesia.