JAKARTA (Surau.ID) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan 2.400 paket pakaian baru bagi warga terdampak konflik di Jalur Gaza. Bantuan tersebut didistribusikan ke dua titik pengungsian, yakni Al Zahraa Camp dan Palestine Camp yang berada di pusat Kota Gaza, Palestina.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan bahwa bantuan sandang itu merupakan hasil gotong royong masyarakat Indonesia. Ribuan paket pakaian tersebut terkumpul melalui sinergi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), MIRA, LAZ Muhajir, serta sejumlah mitra strategis lainnya.
“Kami terus berupaya memastikan bantuan dari para muzaki sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan,” katanya dalam keterangan di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Distribusi di Al Zahraa Camp dan Palestine Camp, lanjut dia, menjadi langkah nyata untuk menghadirkan rasa nyaman bagi para pengungsi yang kehilangan harta benda akibat konflik berkepanjangan. Ia menilai bantuan sandang bukan hanya soal kebutuhan fisik, tetapi juga menjaga martabat warga di tengah situasi sulit.
Baznas memprioritaskan kelompok rentan dalam penyaluran bantuan tersebut, terutama lansia dan anak-anak. Proses distribusi dilakukan dengan menggandeng mitra lokal agar tetap kondusif dan tepat sasaran meskipun kondisi di lapangan tidak mudah.
Saidah menegaskan, komitmen Baznas terhadap Palestina tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pakaian semata. Ia turut mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menjaga konsistensi dukungan, baik dalam bentuk doa maupun donasi kemanusiaan.
“Bantuan ini bukan sekadar angka 2.400 paket pakaian, melainkan pesan solidaritas bahwa Palestina tidak sendirian. Baznas akan terus mengawal amanah rakyat Indonesia dalam program kemanusiaan berkelanjutan, baik dalam bentuk pangan, sandang, maupun pelayanan kesehatan di masa mendatang,” ujar Saidah Sakwan.