Cropped Red S Simbol.webp
Surau.ID •
24 Mei 2026 | 21:35 WIB
Nasional

BRIN Soroti Ancaman Land Subsidence dan Degradasi Mangrove di Pantura Jawa

Foto Banjir di Pantura Jawa Semarang
Sebuah truk menerjang banjir yang merendam Jalur Pantura Kaligawe-Genuk, Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/1/2023). {Foto: ANTARA}

 

BANDUNG (Surau.ID) — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti fenomena penurunan muka tanah (land subsidence) di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa sebagai ancaman serius bagi infrastruktur pesisir dan keberlangsungan ekosistem mangrove. Kondisi ini dinilai memperbesar risiko banjir rob, merusak perlindungan alami kawasan pantai, serta mengancam kehidupan masyarakat pesisir.

Merespons persoalan tersebut, BRIN melalui Pusat Riset Geoinformatika menggelar BRIGHTS Seri #2 Tahun 2026 bertema “Land Subsidence dan Degradasi Mangrove di Pantura Jawa: Pemantauan, Analisis, dan Mitigasi Berbasis GIS & Remote Sensing”. Webinar ini berlangsung secara daring pada Selasa (26/5) melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube BRIN Indonesia.

Kepala Pusat Riset Geoinformatika BRIN, M. Rokhis Khomarudin, menegaskan bahwa fenomena penurunan muka tanah di pesisir Pantura Jawa membutuhkan penanganan ilmiah yang terpadu dan kolaboratif. Menurutnya, dampak penurunan tanah tidak hanya mengancam infrastruktur, tetapi juga memperburuk kondisi lingkungan pesisir.

“Dua fenomena ini menyebabkan banjir rob sering terjadi dan meluas. Karena itu, diperlukan pemanfaatan teknologi geospasial yang akurat dan berkelanjutan untuk mendukung mitigasi dan pengambilan kebijakan,” ujar Rokhis.

Ia menjelaskan, degradasi mangrove di Pantura Jawa turut mengurangi fungsi perlindungan alami pantai dari abrasi dan intrusi air laut. Karena itu, BRIN mendorong pemanfaatan teknologi geospasial seperti Sistem Informasi Geografis (GIS) dan Remote Sensing untuk memperkuat pemantauan serta mitigasi berbasis data.

Teknologi Geospasial untuk Mitigasi Pesisir

Rokhis menyebut sejumlah teknologi strategis seperti InSAR, GNSS, LiDAR, serta citra satelit multitemporal yang mampu memantau perubahan muka tanah dan dinamika tutupan mangrove secara komprehensif. Menurutnya, pendekatan berbasis geospasial penting untuk menghasilkan kebijakan yang akurat dan berkelanjutan.

Melalui BRIGHTS Seri #2, BRIN menghadirkan sejumlah peneliti dan pakar dari berbagai bidang, mulai dari geoinformatika, geodesi, penginderaan jauh, hingga konservasi pesisir. Webinar ini membahas hubungan antara land subsidence dan degradasi mangrove di wilayah Pantura Jawa.

Sejumlah narasumber yang hadir antara lain Prof. Hasanuddin Zainal Abidin dari Institut Teknologi Bandung yang membahas dinamika land subsidence berbasis GNSS, Dr. Agung Syetiawan dari Pusat Riset Geoinformatika yang mengulas integrasi InSAR, LiDAR, dan GIS, serta Dr. Gathot Winarso yang memaparkan pemantauan perubahan ekosistem mangrove melalui teknologi penginderaan jauh.

Selain itu, Dr. Mafut Munajat dari Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Provinsi Jawa Tengah turut membahas kondisi dan rehabilitasi mangrove di kawasan pesisir Jawa Tengah.

Rokhis menilai webinar ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara peneliti, akademisi, praktisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan pesisir di Indonesia.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir rekomendasi ilmiah yang dapat menjadi masukan strategis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam penanganan land subsidence serta rehabilitasi mangrove di wilayah pesisir Indonesia,” tambahnya.

BRIGHTS Seri #2 menargetkan partisipasi peneliti, sivitas akademika, praktisi geospasial, aparatur pemerintah, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap isu lingkungan dan kebencanaan pesisir. Selain menjadi forum diseminasi hasil riset, kegiatan ini juga diharapkan membuka peluang kolaborasi lintas institusi sekaligus melahirkan rekomendasi ilmiah untuk penanganan kawasan pesisir secara berkelanjutan.

Penulis: Adi Purnomo Suharno
Editor: Redaksi Surau.ID
TAGS
White Surau
PT. SURAU NUSANTARA GROUP
Perum D’Tanjung Raya, Gang Alamanda, Blok S5, Karanganyar, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur 67291

Langganan

Dapatkan artikel atau tulisan terbaru dari Surau.id
Copyright © 2026 Surau.id