BONDOWOSO (Surau.ID) – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menekankan pentingnya konsistensi pembaruan data dalam pengembangan layanan digital pemerintah daerah. Pesan tersebut disampaikan saat peluncuran Aplikasi Bondowoso Berkah di City Plaza Bondowoso, Sabtu (24/10/2026).
Aplikasi Bondowoso Berkah dihadirkan sebagai platform digital untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi daerah. Selain itu, aplikasi tersebut dirancang untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, produk unggulan, komoditas, hingga potensi desa di Kabupaten Bondowoso.
Abdul Hamid mengatakan, peluncuran aplikasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong transformasi digital dalam pelayanan informasi publik.
Melalui pemanfaatan teknologi, lanjutnya, masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi secara lebih mudah, efektif, efisien, dan aman.
Menurutnya, keberadaan aplikasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyediaan informasi pemerintahan, tetapi juga membuka peluang promosi bagi pelaku usaha lokal. UMKM dapat memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas.
“Bagi pelaku UMKM, aplikasi ini menjadi etalase gratis untuk memperkenalkan produk ke lebih banyak orang. Bagi wisatawan, aplikasi ini menjadi teman perjalanan untuk menjelajahi Bondowoso,” ujarnya.
Aplikasi Bondowoso Berkah tersedia melalui platform web dan aplikasi Android. Melalui dua akses tersebut, masyarakat maupun wisatawan diharapkan lebih mudah menemukan informasi mengenai berbagai potensi daerah, termasuk destinasi wisata dan produk unggulan lokal.
Namun, Abdul Hamid mengingatkan bahwa peluncuran aplikasi bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan transformasi digital. Keberlanjutan layanan membutuhkan pengelolaan yang konsisten, terutama dalam memastikan informasi yang ditampilkan tetap akurat dan diperbarui secara berkala.
Karena itu, ia meminta Dinas Komunikasi dan Informatika mengawal pengembangan aplikasi sekaligus mendorong partisipasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyediakan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Saya minta Dinas Komunikasi dan Informatika mengawal ini dengan konsisten, dan seluruh perangkat daerah aktif menyumbang data yang benar,” tegasnya.
Peluncuran aplikasi tersebut juga diramaikan dengan lomba kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan kompetisi permainan Pro Evolution Soccer (PES). Panitia mencatat sebanyak 103 karya video AI dan 128 peserta lomba PES dalam kegiatan tersebut.
Bupati turut mengajak para peserta memanfaatkan teknologi AI sebagai sarana untuk menghasilkan karya yang lebih baik. Keterlibatan generasi muda dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kreativitas sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi digital di Bondowoso.
Melalui Bondowoso Berkah, pemerintah daerah berharap informasi mengenai potensi wilayah semakin mudah diakses, promosi UMKM semakin luas, dan sektor pariwisata memperoleh ruang publikasi yang lebih besar. Meski demikian, pencapaian tujuan tersebut memerlukan keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari OPD hingga pelaku usaha dan masyarakat.
Konsistensi pembaruan data akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan manfaat aplikasi bagi publik. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, Bondowoso Berkah diharapkan tidak sekadar menjadi produk inovasi digital, tetapi juga menjadi sarana informasi dan promosi yang benar-benar digunakan untuk mendukung pengembangan potensi daerah.