JAKARTA (Surau.ID) — Gary Neville menilai Manchester United perlu mempertimbangkan masa depan Michael Carrick setelah tim mengalami rentetan hasil buruk. Legenda Setan Merah tersebut menjelaskan bahwa pemecatan seorang manajer terkadang menjadi jalan terbaik bagi kedua belah pihak, termasuk bagi Carrick jika situasi di Old Trafford tak kunjung membaik.
Performa MU belakangan ini menjadi sorotan setelah gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan beruntun di semua kompetisi. Lima dari delapan laga tersebut berakhir dengan kekalahan.
Rentetan hasil negatif itu memunculkan desakan dari sejumlah suporter agar manajemen klub segera mengakhiri masa jabatan Carrick. Namun, petinggi MU dikabarkan masih memberikan kesempatan kepada pelatih berusia 45 tahun tersebut untuk memperbaiki keadaan, setidaknya melalui pertandingan berikutnya.
Tantangan berat sudah menanti MU dalam beberapa laga mendatang. Bruno Fernandes dan rekan-rekannya dijadwalkan bertandang ke markas Chelsea pada akhir pekan ini dalam lanjutan Liga Inggris.
Setelah menghadapi Chelsea, MU akan berjumpa AS Roma di Liga Champions. Mereka kemudian dijadwalkan melawan Aston Villa dan Liverpool.
Keputusan manajemen untuk kembali memberikan kesempatan kepada Carrick turut mendapat perhatian Neville. Mantan kapten MU itu menilai mempertahankan seorang manajer di tengah hasil buruk berkepanjangan justru berpotensi memperpanjang tekanan yang dihadapinya.
Neville mengambil pelajaran dari pengalamannya sendiri ketika menangani Valencia pada 2015. Karier kepelatihannya bersama klub Spanyol tersebut hanya berlangsung selama empat bulan sebelum ia diberhentikan menyusul serangkaian hasil mengecewakan.
Menurutnya, keputusan Valencia mengakhiri masa jabatannya merupakan langkah yang tepat. Ia bahkan mengakui pemecatan tersebut mengakhiri situasi sulit yang dialaminya saat itu.
“Terkadang seorang manajer perlu dipecat demi kebaikannya sendiri. Saya perlu dipecat di Valencia. Saya senang mereka mengakhiri penderitaan saya,” jelas Neville, dikutip dari BBC.
Pengalaman tersebut menjadi dasar pandangan Neville mengenai situasi yang kini dihadapi Carrick di Manchester United. Di tengah jadwal pertandingan yang berat dan tekanan akibat hasil buruk, masa depan sang manajer masih menjadi perhatian menjelang duel melawan Chelsea.