PALEMBANG (Surau.ID) – Mahasiswi STIFI Bhakti Pertiwi Palembang, Nikita Enggi Marsyanda, menggerakkan aksi sosial bertajuk Pesona Juara untuk memperjuangkan pendidikan karakter anak dan remaja di Sumatera Selatan.
Gerakan advokasi ini berfokus mendampingi anak-anak di daerah terpencil yang sering kali luput dari perhatian publik demi menyongsong agenda Indonesia Emas 2045, Minggu (20/9/2026).
Pilar utama gerakan ini menekankan empat nilai penting dasar pembentukan karakter, yakni Jujur, Unggul, Aktif, dan Raih Prestasi (JUARA).
Tantangan Akses dan Hambatan Bahasa di Daerah Terpencil
Dalam menjalankan aksi sosialnya, Peraih gelar Winner Miss Hijab Sumatera Selatan 2025 ini harus menghadapi berbagai kondisi tantangan medan di lapangan.
Akses menuju sekolah-sekolah terpencil di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir cukup sulit dijangkau, ditambah hambatan komunikasi karena anak-anak setempat belum terbiasa berbahasa Indonesia.
Meski demikian, pendekatan persuasif secara konsisten terus dilakukan agar anak-anak pelosok mendapatkan motivasi belajar serta inspirasi baru untuk meraih cita-cita.
Inspirasi Generasi Muda untuk Masa Depan
Nikita menegaskan bahwa perhatian kecil terhadap tumbuh kembang anak-anak di daerah pelosok sangat berdampak bagi masa depan bangsa.
“Saya mengajak masyarakat terutama generasi muda untuk terus menebar kebaikan setiap hari, karena anak-anak hari ini adalah sosok yang kelak menjadi pemimpin,” ujar Nikita Enggi Marsyanda.
Inisiatif sosial ini diharapkan dapat memicu gerakan serupa di berbagai daerah lain untuk mendukung pemerataan kualitas pendidikan karakter anak bangsa.